Minggu, 06 September 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 150
(Foto: Nugroho Sejati)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengajak komunitas masyarakat memperkuat kepedulian, kolaborasi, dan persaudaraan di tengah keberagaman.
Ajakan ini disampaikan Pram, saat menghadiri dan melakukan flag off Charity Walk and Health Day 2026 Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), Minggu (6/9) di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat.
Diitengah keberagaman warga Jakarta
"Charity Walk and Health Day tidak sekadar mengajak masyarakat berolahraga, tetapi juga memperkuat kepedulian, kolaborasi, dan persaudaraan di tengah keberagaman warga Jakarta,” ujarPram.
Dikatakan Pram, pemanfaatan ruang publik di Bundaran HI untuk penyelenggaraan Charity Walk and Health Daymen ini mencerminkan karakter Jakarta yang kian inklusif, ramah, dan memfasilitasi interaksi positif antarwarga.
“Ini menunjukkan bahwa Jakarta sebagai kota yang terbuka, dinamis dan rumah bersama bagi masyarakat dari beragam latar belakang,” ungkapnya.
Ditegaskan Pram, Pemprov DKI Jakarta senantiasa membuka ruang sinergi seluas-luasnya bagi organisasi kemasyarakatan untuk mendukung agenda pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
Menurut Pram, peran aktif paguyuban dan komunitas sosial sangat krusial guna mempercepat terwujudnya kesejahteraan warga yang merata.
"Kami berharap PSMTI dan berbagai elemen masyarakat terus menjadi mitra strategis pemerintah, terutama mendorong kesadaran hidup sehat, memperkuat kepedulian sosial dan meningkatkan kesejahteraan warga. Kolaborasi seperti ini penting untuk membangun Jakarta yang semakin inklusif,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh jajaran PSMTI, panitia, peserta, dan komunitas yang terlibat dalam kegiatan ini.
Diharapkan, semangat kebersamaan dan aksi sosial yang dibangun hari ini terus berlanjut, tidak berhenti pada satu kegiatan.
'Semoga ini ikut menguatkan perjalanan Jakarta menuju lima abad sebagai kota global yang inklusif dan berkelanjutan," harapnya.