Jumat, 04 September 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 157
(Foto: Reza Pratama Putra)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengapresiasi penyelenggaraan pameran pertamanan flora dan fauna (Flona) Jakarta Tahun 2026 yang berlangsung di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Pameran tahunan berskala nasional yang mengusung tema 'Akar Nusantara Bertumbuh di Jakarta' ini dinilainya merupakan salah satu yang terbaik. Beragam kekayaan budaya Indonesia berhasil ditampilkan dengan menarik oleh masing-masing stan yang dihadirkan lima kota administrasi dan satu kabupaten di Jakarta.
"sangat-sangat baik dan menginspirasi,"
"Tadi saya keliling melihat dari lima kota, satu kabupaten temanya berbeda-beda. Ada yang Sumatra Utara atau Sumatra, kemudian Kalimantan, Sulawesi, Jawa-Bali, NTT, Papua. Dan itu tergambarkan dari ornamen rumah, tanaman, yang menurut saya sangat-sangat baik dan menginspirasi," ujar Pramono, di Lapangan Banteng, Jumat (4/9).
Berbagai ragam dekorasi rumah adat dan budaya ini mencerminkan bahwa Jakarta terbuka terhadap keragaman budaya masyarakat Indonesia.
"Bagi siapa pun yang datang ke Jakarta dengan etnik budaya masing-masing, tentunya kami sangat terbuka," katanya.
Pramono menyampaikan, jumlah pengunjung pameran Flona pada tahun ini tercatat mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu, yang mencapai 12 ribu hingga 17 ribu orang per hari pada akhir pekan. Sementara nilai transaksi selama penyelenggaraan pameran pertamanan Flona Ja berlangsung ditargetkan mencapai Rp40 miliar.
"Mudah-mudahan transaksinya bagi para pelaku UMKM yang hari ini ikut pameran di tempat ini juga mengalami kenaikan," harap Pramono.
Pameran Flona digelar dengan melibatkan pelaku usaha mikro dari tanaman, hewan peliharaan, para komunitas dan asosiasi yang menghidupkan ruang hijau Jakarta, serta pelaku ekonomi dan industri kreatif.
Pameran ini berlangsung pada 28 Agustus-28 September mulai pukul 10.00-21.00 WIB. Terdapat 284 stan, yang terdiri dari 11 exhibition, 147 flora, 8 fauna, 112 umkm, dan 6 stan sponsor.