Senin, 31 Agustus 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 130
(Foto: Anita Karyati)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara kembali berpartisipasi dalam Pameran Flora dan Fauna (Flona) 2026 yang digelar di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, mulai 28 Agustus hingga 28 September 2026.
"Pengalaman edukatif bagi pengunjung"
Tahun ini, Jakarta Utara menghadirkan stan bertema "Napas Nusantara Paru-Paru Dunia" dengan mengusung konsep Ekoregion Pulau Kalimantan. Konsep tersebut selaras dengan tema besar Flona 2026, yakni "Akar Nusantara Bertumbuh di Jakarta".
Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Flona 2026 dengan mengunjungi berbagai stan yang menampilkan kekayaan flora, fauna, serta kearifan lokal Nusantara.
"Sesuai dengan tema tahun ini, kami ingin memperkenalkan kekayaan biodiversitas melalui konsep Ekoregion Pulau Kalimantan. InsyaAllah, pengunjung akan mendapatkan banyak hal bermanfaat. Mari kita datang dan ramaikan untuk menambah wawasan tentang lingkungan hidup," ujarnya, Senin (31/8).
Hendra menjelaskan, konsep tersebut juga menjadi cerminan komitmen Pemkot Jakarta Utara dalam meningkatkan penghijauan melalui penanaman pohon. Upaya ini dilakukan untuk memperluas ruang terbuka hijau sekaligus membantu menekan polusi udara di Jakarta.
"Kami berharap stan Jakarta Utara dapat memberikan pengalaman edukatif bagi pengunjung. Selain itu, tentu kami optimistis bisa mendapatkan hasil terbaik pada penilaian akhir nanti," terangnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Utara, Reina Camelia memaparkan, konsep Ekoregion Pulau Kalimantan dipilih karena hutan tropis di wilayah tersebut memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan global.
"Konsep ini menampilkan fungsi utama Kalimantan sebagai paru-paru dunia. Kami menghadirkan miniatur Pulau Kalimantan di Jakarta agar memberikan kesan asri dan hijau, sekaligus memberikan dampak positif bagi kualitas udara," ungkapnya.
Menurutnya, stan Jakarta Utara tidak hanya menjadi elemen estetika dalam pameran, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat. Pengunjung diajak memahami hubungan antara keberadaan hutan, keanekaragaman hayati, dan kualitas ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan.
Flona 2026 dapat dikunjungi masyarakat setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB secara gratis. Selain pameran flora dan fauna, terdapat berbagai kegiatan menarik, seperti lokakarya, kunjungan sekolah, Edu Eco Tour, lomba kicau burung, dan olahraga bersama.
"Mari kita datang dan nikmati pameran Flona ini. Kami telah menyiapkan beragam kegiatan edukatif yang cocok untuk keluarga dan generasi muda selama satu bulan ke depan," tandasnya.