Pemprov DKI Lakukan OMC Tekan Polusi Udara hingga 23 Persen

Kamis, 27 Agustus 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 237

Omc otoy

(Foto: Andri Widiyanto)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berupaya menekan polusi udara dan konsentrasi partikel debu melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Kali ini, OMC dilakukan dengan metode penyemprotan cairan campuran Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dan air secara langsung ke udara untuk mengikat polutan.

"Awan hujan sangat minim"

Flight Scientist Smart Aviation, Elma mengatakan, teknik modifikasi cuaca yang diterapkan pada OMC kali ini berbeda dari metode sebelumnya.

Menurutnya, OMC konvensional umumnya mengandalkan penyemaian garam pada awan potensial hujan. Namun, metode tersebut dinilai kurang sesuai dengan kondisi saat ini karena potensi pertumbuhan awan hujan sangat minim akibat pengaruh El Nino dan musim kemarau.

"Metode ini dipilih mengingat potensi pertumbuhan awan hujan sangat minim akibat dampak El Nino dan musim kemarau," ujarnya, Kamis (27/8).

Elma menjelaskan, penyemprotan campuran SLS dan air bertujuan mengikat polutan yang berada di udara. Melalui metode tersebut, konsentrasi PM2.5 di wilayah Jakarta diharapkan dapat mengalami penurunan secara signifikan.

Berdasarkan hasil analisis, lanjut Elma, metode penyemprotan cairan SLS dinilai cukup efektif karena mampu menekan kadar polusi udara hingga 23 persen.

"Untuk memaksimalkan efektivitas penyemprotan di tengah tingginya aktivitas sumber polutan, tim mengerahkan satu unit pesawat yang menjadwalkan dua kali penerbangan (sortie) setiap harinya," terangnya.

Elma memaparkan, dalam pelaksanaan OMC kali ini, fokus penyemprotan diarahkan ke wilayah DKI Jakarta, khususnya Jakarta Timur bagian selatan, sesuai rekomendasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Pada penerbangan sortie pertama pagi tadi, kami menyisir wilayah di sekitar Taman Mini dan Cibubur. Untuk penerbangan kedua, kami masih memaksimalkan penyemprotan di area tersebut," ungkapnya.

Ia menambahkan, proses penyemprotan menggunakan alat semprot khusus yang terpasang pada sayap pesawat. Debit cairan kemudian diatur melalui keran kontrol di dalam kabin.

Elma menuturkan, pesawat tersebut memiliki kapasitas angkut maksimal 1.000 liter cairan SLS dalam satu kali penerbangan.

"Semoga dengan upaya kami saat ini, permasalahan polusi udara, khususnya di DKI Jakarta, dapat teratasi dalam waktu dekat," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Elnino cuaca polusi udara

BPBD DKI Siapkan Mitigasi El Nino dan Polusi Udara

Jumat, 24 April 2026 1717

Cityview lalin jakarta dok

Kawasan Rendah Emisi Langkah Nyata Pemprov DKI Tekan Polusi Udara

Senin, 13 April 2026 1097

Petugas mempersiapkan keperluan OMC di Bandara Halim Perdanakusuma

OMC Langkah Preventif Kurangi Potensi Hujan Berintensitas Tinggi

Sabtu, 17 Januari 2026 1357

BERITA POPULER
Lrt manggarai gading rezap

LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh 26 Agustus

Senin, 24 Agustus 2026 2382

Gubernur pramono rs toto tentrem tebet rezap

Resmikan RS Toto Tentrem, Pramono Dorong Kerja Sama dengan RSUD Tarakan

Senin, 24 Agustus 2026 1490

Lrt kelapa gading rezap

LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Siap Diresmikan 26 Agustus

Sabtu, 22 Agustus 2026 1378

Wagub rano karno Bioskop Mini Jaksinema jati2

Asyik, Sekarang Ada Bioskop Mini di Rusun Pasar Rumput

Senin, 24 Agustus 2026 1090

Pramono dialog hkbp menteng rezap

Pramono Tegaskan Komitmen Pemprov DKI Bangun Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 1054

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks