Kamis, 03 September 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 71
(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)
Sebanyak 597 pelajar dari lima Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Cengkareng, Kamis (3/9), diedukasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang digelar Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) Jakarta Barat.
Pelajar yang ikut kegiatan ini berasal dari SDN Cengkareng Barat 01 sebanyak 129 orang, lalu 95 pelajar SDN Cengkareng Barat 03, 123 pelajar SDN Cengkareng Barat 04, lalu 94 pelajar SDN 05 Cengkareng Barat dan 156 murid SDN 07 Cengkareng Barat.
Mengubah pola dan budaya makan ikan anak-anak
Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat, Depika Romadi berharap, kampanye Gemarikan ini bisa mengubah pola dan budaya makan ikan anak-anak.
"Kita sebagai orang tua, baik dari guru, komite, untuk sekolah-sekolah tertentu yang tiap hari memberikan makanan, bisa melakukan inovasi-inovasi yang bisa mengubah perilaku," katanya.
Diakui Depika, upaya mengubah perilaku anak untuk gemar mengkonsumsi ikan memiliki tantangan tersendiri. Sebab, tidak semua anak menyukai bahan pangan dari ikan dengan berbagai alasan, seperti banyak tulang dan aroma amis.
Lantaran itu, Ia mengajak para orang tua untuk berinovasi menghadirkan menu yang bisa diterima anak. Misalnya dengan menyajikan menu ikan olahan seperti bakso, nugget, stick ikan dan snack sebagai panganan anak.
Depika juga menyampaikan harapan Wali Kota Iin Muthmainah, agar para UMKM di Jakarta Barat mendukung kampanye Gemarikan dengan menyajikan lebih banyak menu produk berbahan ikan.
Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok menambahkan, angka konsumsi ikan di Jakarta berkisar 50 kilogram perkapita per tahun dan masih di bawah angka nasional sebesar 65 kilogram.
Padahal, konsumsi ikan menurut Hasudungan sangat penting untuk kecerdasaan anak saat masa tumbuh kembang. Selain itu, kandungan gizi ikan juga menjadi salah satu upaya strategis dalam mengatasi persoalan stunting.
"Dengan pemberian makan ikan melalui kampanye Gemarikan, angka stunting bisa ditekan," tambahnya.
Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Barat, Bety Rahmawati menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan angka konsumsi ikan di wilayah Jakarta Barat dan membiasakan mengonsumsi protein hewani berkualitas tinggi sejak dini melalui olahan ikan yang sehat, bergizi, dan digemari anak-anak.
Kampanye Gemarikan yang berlangsung SDN Cengkareng Barat 07 ini, diisi dengan pemberian paket olahan ikan berisi bandeng presto, fish katsu dan ebi furay.
"Pelajar penerima manfaat Kampanye Gemarikan 2026, sebanyak 2.950 anak, yang berasal dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakbar. Kami distribusikan secara bertahap," tandasnya.