Rabu, 12 Agustus 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 134
(Foto: Anita Karyati)
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu menggelar Safari Kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di SDN Pulau Untung Jawa 01 Pagi, Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.
"Manfaat gizi bagi anak-anak"
Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan mengapresiasi konsistensi Suku Dinas KPKP dalam melakukan kampanye Gemarikan dan SDN Pulau Untung Jawa 01 Pagi yang dinilai aktif mendukung berbagai kegiatan pendidikan dan kemasyarakatan.
"Jumlah paket yang dibagikan mencapai ribuan dan ini luar biasa. Namun, saya berpesan agar tidak hanya berfokus pada kuantitas, tetapi juga memastikan kualitas asupan agar benar-benar memberikan manfaat gizi bagi anak-anak kita," ujarnya, Rabu (12/8).
Fadjar menekankan pentingnya mengoptimalkan potensi perikanan yang melimpah di Kepulauan Seribu. Terlebih, konsumsi ikan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi sekaligus tumbuh kembang anak.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak hanya mengandalkan hasil tangkapan ikan untuk dijual, tetapi turut menyisihkan sebagian untuk dikonsumsi keluarga.
"Potensi ikan di Kepulauan Seribu sangat besar. Kandungan protein dan omega-3 sangat baik untuk mendukung kecerdasan otak. Jangan sampai ikan hasil tangkapan dijual semua ke pelelangan, lalu pulang justru membeli mi instan," terangnya.
Menurutnya, perubahan pola pikir dan kebiasaan mengonsumsi makanan sehat perlu dilakukan secara masif dengan melibatkan sekolah, guru, serta unsur pemerintah setempat.
"Pola pikir ini yang harus kita ubah secara masif melalui peran sekolah, guru, dan Pak Lurah agar generasi unggul dapat tercetak dari Kepulauan Seribu," ungkapnya.
Kepala Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu, Nurliati menambahkan, Safari Kampanye Gemarikan merupakan program tahunan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak, tentang pentingnya mengonsumsi ikan untuk memenuhi kebutuhan gizi.
"Sasaran kegiatan ini adalah peserta didik tingkat PAUD dan SD. Total bantuan olahan ikan yang kami berikan sebanyak 2.555 porsi untuk pelajar di Pulau Untung Jawa dan Pulau Lancang," bebernya.
Nurliati merinci, dari total tersebut, sebanyak 2.055 paket olahan ikan diberikan kepada anak-anak TK/PAUD, sedangkan 500 paket lainnya dibagikan kepada siswa sekolah dasar.
"Semoga program ini dapat mendorong kebiasaan mengonsumsi ikan sejak dini sehingga terbentuk generasi yang sehat, kuat, dan cerdas," harapnya.
Sementara itu, salah seorang murid kelas 6A SDN Pulau Untung Jawa 01 Pagi, Muhamad Anwar (6) mengaku senang mengikuti rangkaian acara yang diisi dengan kegiatan edukatif dan menghibur.
"Senang sekali bisa menyanyi bersama dan mendengarkan dongeng. Acaranya seru sekali. Kami juga dapat makanan olahan ikan yang enak. Terima kasih Bapak dan Ibu guru," tandasnya.