Rabu, 02 September 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 209
(Foto: Istimewa)
Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu berhasil memadamkan si jago merah yang membakar enam rumah kontrakan di Jalan Sunter II, RT 03/14, Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja.
"Mengerahkan total 11 unit mobil pemadam"
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman mengatakan, laporan kebakaran diterima pada pukul 18.09 WIB.
"Kami mengerahkan total 11 unit mobil pemadam kebakaran dengan kekuatan 55 personel ke lokasi untuk melakukan penanganan," ujarnya, Rabu (2/9) malam.
Gatot menjelaskan, berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu api kompor yang menyambar tumpahan bensin. Peristiwa bermula ketika dua orang memindahkan bensin dari sepeda motor ke dalam area kontrakan yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan bensin.
Pada saat bersamaan, salah seorang warga di sekitar lokasi sedang memasak. Api dari kompor kemudian menyambar tumpahan bensin yang tercecer saat proses pemindahan. Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan kontrakan.
"Api berhasil dilokalisasi pada pukul 18.17 dan petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan. Operasi pemadaman dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 18.43," terangnya.
Gatot memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, tiga penghuni kontrakan mengalami luka bakar.
Ketiga korban yakni Abu Bakar (50) yang mengalami luka bakar pada bahu kiri, Linda (41) mengalami luka bakar pada lengan kanan, dan Febian (22) mengalami luka bakar pada lengan kanan. Ketiganya sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja untuk mendapatkan perawatan medis.
"Kami mengimbau warga untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan dan menyimpan bahan bakar yang mudah terbakar," ucapnya
Sementara itu, salah seorang warga setempat, Rian (34) menuturkan, warga dan penghuni kontrakan sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, upaya tersebut tidak berhasil karena api dengan cepat membesar.
"Kami bersyukur petugas Gulkarmat cepat tiba di lokasi sehingga api tidak merambat lebih luas ke permukiman warga lainnya. Terima kasih atas respons cepat petugas," tandasnya.