Senin, 31 Agustus 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 193
(Foto: Nurito)
Pelaksanaan tanam serentak tanaman pangan pendamping beras di Jakarta Timur dilakukan di 112 lokasi yang tersebar di 10 kecamatan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produksi pangan lokal di wilayah Jakarta Timur.
"Mendukung swasembada pangan"
Prosesi Tanam serentak dipimpin langsung Ketua TP PKK Kota Jakarta Timur, Essie Feransie Munjirin dengan lokasi utama di lahan urban farming Kelompok Wanita Tani (KWT) Delima, halaman Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ciracas, Jalan Penganten Ali, Gang AMD, RT 12/06, Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas.
Essie mengatakan, penanaman tanaman pangan pendamping beras di Jakarta Timur dilakukan pada 112 lokasi dengan total luas lahan kurang lebih 1,09 hektare.
"Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi kita semua untuk lebih menyadari pentingnya mendukung swasembada pangan di Provinsi DKI Jakarta, khususnya di Jakarta Timur," ujarnya, Senin (31/8).
Essie mengatakan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor, khususnya untuk komoditas tanaman pangan pendamping beras.
Ia merinci, Tanam Serentak di Kecamatan Cakung dilakukan di 19 lokasi, Cipayung 18 lokasi, Ciracas 14 lokasi, Matraman 13 lokasi, Jatinegara 11 lokasi, Duren Sawit sembilan lokasi, Kramat Jati sembilan lokasi, Pulo Gadung tujuh lokasi, Makasar tujuh lokasi, dan Kecamatan Pasar Rebo lima lokasi.
"Lokasi penanaman terdiri atas lahan kosong sebanyak 35 lokasi, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) 20 lokasi, kelompok tani 18 lokasi, fasilitas umum dan fasilitas sosial 16 lokasi, gedung atau perkantoran 13 lokasi, sekolah enam lokasi, serta pekarangan atau gang empat lokasi," ungkapnya.
Ia menuturkan, untuk mendukung program tersebut, Dinas KPKP DKI Jakarta melalui UPT Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman DKI Jakarta memberikan bantuan berupa 600 bibit ubi jalar, 100 bibit singkong, 70 bibit pisang, satu kilogram benih jagung pulut, dan satu kilogram benih jagung manis.
"Untuk Sudin KPKP Jakarta Timur memberikan bantuan 309 kilogram pupuk urea, 309 kilogram pupuk TSP, 10 kilogram benih jagung pulut, serta 10 kilogram benih jagung manis. Adapun Yayasan Rumah Sosial Kutub memberikan bantuan berupa benih porang sebanyak 200 katak," bebernya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, Taufik Yulianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
"Kegiatan tanam serentak pangan pendamping beras ini merupakan salah satu aksi Pemerintah Kota Jakarta Timur untuk peningkatan produksi pangan pendamping beras. Terima kasih TP PKK Jakarta Timur dan Yayasan Rumah Sosial Kutub," ucapnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mendukung Instruksi Sekretaris Daerah Nomor 40 Tahun 2026 tentang Gerakan Menanam Tanaman Pangan Pendamping Beras untuk Ketahanan Pangan Keluarga DKI Jakarta.
"Penanaman di berbagai lokasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat berkelanjutan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga," tandasnya.