Sekolah di Jaktim Diajak Terapkan Urban Farming

Kamis, 23 Juli 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 262

Urban farming sekolah bilal

(Foto: Bilal Nugraha Ginanjar)

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur mendorong terwujudnya sekolah hijau dan produktif melalui pemanfaatan lahan sekolah untuk kegiatan urban farming.

"Lingkungan sekolah yang lebih hijau dan mandiri pangan"

Upaya tersebut diwujudkan salah satunya melalui Webinar Spesial bertema "Sekolah Hijau dan Produktif Melalui Urban Farming". Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai pengembangan pertanian perkotaan yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah.

Webinar yang dimoderatori Penyuluh Pertanian Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta, Arief ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang. Mereka antara lain Ferdhi Isnan Nuryana, Kepala Tim Kerja Penerapan Modernisasi Pertanian yang membawakan materi "Laboratorium Alam di Balik Kelas" tentang inovasi pertanian di sekolah.

Selain itu, hadir Urban Farming Officer PT East West Seed Indonesia, Liyuza Usman Latuconsina,yang membahas budi daya hortikultura yang cepat, mudah, dan menghasilkan. 

Kemudian, Muhamad Zaenal, Guru IPS SMPN 7 Jakarta, menyampaikan praktik baik urban farming di sekolah, serta Joko Sugiharto, Pengasuh Ponpes Ulul Ilmi yang mengangkat tema ketahanan pangan untuk mewujudkan masyarakat sejahtera.

Webinar tersebut juga menghadirkan tiga keynote speaker, yakni Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur, Muhammad Fahmi; Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Taufik Yulianto; dan Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur, Horale Tua Simanullang.

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Taufik Yulianto mengatakan, kegiatan tersebut digelar untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong pengembangan urban farming yang berkelanjutan di wilayah Jakarta Timur.

Menurutnya, lingkungan sekolah memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai ruang edukasi pertanian sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan produktif.

"Mari bersama-sama mengubah dan memanfaatkan lahan sekolah menjadi urban farming yang produktif demi lingkungan sekolah yang lebih hijau dan mandiri pangan," ujarnya, Kamis (23/7).

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat mendorong terwujudnya sekolah hijau dan produktif di Jakarta Timur. Selain memperkuat ketahanan pangan, pengembangan urban farming di sekolah dinilai dapat menjadi sarana membangun budaya peduli lingkungan sejak usia dini.

"Melalui urban farming di lingkungan sekolah, kita tidak hanya menanam tanaman, tetapi juga menanam pengetahuan, kepedulian terhadap lingkungan, serta membangun budaya ketahanan pangan sejak dini," terangnya.

Taufik menambahkan, pengembangan urban farming secara berkelanjutan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari jajaran pendidikan, guru, peserta didik, hingga masyarakat. 

"Melalui kolaborasi ini, lahan sekolah yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan yang memberikan manfaat ekologis sekaligus edukatif," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur, Horale Tua Simanullang menekankan pentingnya tata kelola sekolah yang profesional dalam mendukung berbagai program pendidikan, termasuk pengembangan lingkungan sekolah yang produktif dan berkelanjutan.

Ia menyampaikan, dunia pendidikan saat ini bergerak sangat cepat seiring perubahan kebijakan, perkembangan teknologi, serta meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kualitas layanan pendidikan. Kondisi tersebut menuntut seluruh jajaran pendidikan untuk terus beradaptasi.

"Tata kelola administrasi adalah pondasi dalam menjalankan sekolah secara profesional," ucapnya.

Horale menjelaskan, terdapat lima prinsip utama yang perlu diterapkan dalam membangun tata kelola administrasi berkualitas, yaitu efektif, efisien, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan.

"Jika kelima prinsip tersebut menjadi budaya kerja di sekolah, administrasi tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan dapat menjadi instrumen untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan," bebernya.

Horale menyebut, transformasi digital menjadi bagian penting dalam mendukung pengelolaan sekolah. Pemanfaatan teknologi dapat membuat proses administrasi lebih cepat, akurat, aman, dan terintegrasi sehingga tenaga pendidik dapat memiliki lebih banyak waktu untuk berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran dan pelayanan kepada peserta didik.

"Saya berharap masyarakat memandang transformasi digital bukan sebagai tantangan yang harus ditakuti, tetapi sebagai mitra yang membantu kita bekerja lebih cerdas," imbuhnya.

Ia menegaskan, konsistensi menjadi salah satu kunci agar administrasi sekolah dapat berjalan efektif. Untuk itu, jajaran sekolah perlu membiasakan penyusunan administrasi secara berkala, mengumpulkan bukti kerja sejak awal, dan membangun budaya kolaborasi antarguru.

"Tidak kalah penting adalah melakukan evaluasi secara rutin, serta memanfaatkan teknologi untuk menyimpan dan mengelola dokumen secara efektif," tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260720 WA0051

Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

Senin, 20 Juli 2026 1104

Kpkp jaktim Festival Urban Farming DKI 2026 nur

Jakarta Timur Berprestasi di Festival Urban Farming 2026

Senin, 06 Juli 2026 626

Melihat Urban Farming bilal

Suku Dinas KPKP Jaktim Gencarkan Urban Farming di Sekolah

Rabu, 01 Juli 2026 425

BERITA POPULER
IMG 20260720 WA0051

Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

Senin, 20 Juli 2026 1104

Reza dan Nadya Siap Promosikan Pariwisata Berkelanjutan Kepulauan Seribu

Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

Minggu, 19 Juli 2026 1110

IMG 20260721 WA0104

Pemprov DKI Bidik Pasar Timur Tengah Melalui Seminar Pariwisata di Yordania

Rabu, 22 Juli 2026 653

Kebakaran pondok bambu

Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

Senin, 20 Juli 2026 862

SEA V Cup 2026 gery ist

SEA V Cup 2026 Resmi Bergulir, Jakarta Jadi Panggung Voli Asia Tenggara

Kamis, 23 Juli 2026 427

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks