Rabu, 22 Juli 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 121
(Foto: Folmer)
Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) DKI, meminta Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta untuk memfasiitasi perizinan obat dan makanan sekaligus memperkuat pembinaan pelaku UMKM.
Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan, kemudahan perizinan serta implementasi program Green Research and Opportunities (GROW) yang terus didorong BBPOM di Jakarta, diharapkan dapat membantu UMKM binaan untuk naik kelas.
Membantu UMKM binaan untuk naik kelas.
"Kepatuhan terhadap standar keamanan dan mutu produk kini semakin mudah dijangkau, bukan lagi menjadi beban," ucap Ratu, saat menerima audiensi jajaran BBPOM di Ruang Kebaya Kerancang, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (21/7) kemarin.
Dalam audiensi ini, ada beberapa isu strategis yang dibahas Dinas PPKUKM dan BBPOM di Jakarta. Diantaranya, rencana kolaborasi fasilitasi UMKM dan Rusun Preneur dalam produksi bakso yang tidak berhenti sampai izin edar, tetapi hingga pelaku UMKM berkembang dan mampu ekspor produk ke luar negeri.
Kepala Balai Besar POM di Jakarta, Jeffeta Pradeko Putra menegaskan bahwa pihaknya siap membangun kolaborasi agar program fasilitasi UMKM lebih efektif dan efisien.
Sebagai salah satu wujud nyata aksi ini, lanjut Jeffeta, pihaknya memperkenalkan program inovasi GROW untuk mengatasi kesenjangan antara penelitian dan penerapan di lapangan, guna membantu UMKM naik kelas.
"Program ini memanfaatkan hasil penelitian yang menunjang peningkatan kapasitas pelaku UMKM," pungkasnya.