Senin, 24 Agustus 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 311
(Foto: Anita Karyati)
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu melakukan pengawasan keamanan pangan segar serentak dengan mengambil sampel produk di enam pulau permukiman.
"Menjamin kesehatan masyarakat"
Kepala Seksi Ketahanan Pangan Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu, Helena Simarmata mengatakan, kegiatan tersebut menyasar Pulau Panggang, Pulau Pari, Pulau Tidung, Pulau Kelapa, Pulau Harapan, dan Pulau Untung Jawa.
Menurutnya, pengambilan sampel dilakukan untuk memastikan pangan yang beredar di tengah masyarakat terbebas dari zat berbahaya serta memenuhi persyaratan keamanan pangan.
"Kegiatan ini meliputi pengambilan sampel Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) dan Pangan Segar Asal Hewan (PSAH). Ini merupakan upaya kami dalam memberikan perlindungan dan menjamin kesehatan masyarakat," ujarnya, Senin (24/8).
Helena menjelaskan, dari masing-masing pulau, petugas mengambil sekitar 11 sampel produk pertanian, dua sampel peternakan, dan tiga sampel perikanan.
Untuk menjaga kualitas sampel, seluruh produk ditangani dan dikemas secara khusus sebelum dibawa ke laboratorium untuk menjalani pemeriksaan.
"Setiap sampel ditangani dan diangkut secara hati-hati menggunakan prosedur yang tepat untuk mempertahankan kondisi aslinya hingga tiba di laboratorium," terangnya.
Ia menuturkan, Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu menerjunkan tujuh personel dengan dukungan tiga awak Kapal Kerapu Macan. Setelah seluruh sampel terkumpul, petugas langsung membawanya ke daratan Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut.
"Seluruh sampel dikirim ke Laboratorium Pusat Produksi, Inspeksi, dan Sertifikasi Hasil Perikanan (PPSHP) serta Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan dan Peternakan (Pusyankeswannak) Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta," terangnya.
Helena menuturkan, pengawasan keamanan pangan akan dilakukan secara berkelanjutan di wilayah Kepulauan Seribu. Langkah tersebut bertujuan memastikan seluruh komoditas pangan yang dikonsumsi masyarakat memenuhi persyaratan keamanan dan layak konsumsi.
"Kami ingin memastikan pangan yang beredar memenuhi standar yang berlaku, sehingga masyarakat merasa tenang dan aman saat mengonsumsinya," ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Pulau Untung Jawa, Muslim menyambut baik kegiatan pengawasan pangan yang dilakukan Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu.
"Pemeriksaan sampel pangan merupakan langkah penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat," ucapnya.
Ia berharap, kegiatan pengawasan dan pemeriksaan pangan dapat dilakukan secara berkelanjutan, khususnya di wilayah permukiman dan pusat aktivitas masyarakat.
"Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan secara rutin. Selain memberikan perlindungan kepada masyarakat, kegiatan ini juga dapat meningkatkan kesadaran pelaku usaha untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan," tandasnya.