Jumat, 21 Agustus 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Andry 93
(Foto: Anita Karyati)
Suku Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Kepulauan Seribu menggelar pelatihan penumbuhan wirausaha industri baru di bidang kuliner di Gedung Karang Taruna, Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara.
Kegiatan tersebut diikuti 25 peserta, terdiri dari pelaku usaha, kader dan warga setempat.
"Memiliki nilai tambah dan daya saing,"
Kepala Seksi Industri Suku Dinas PPKUKM Kepulauan Seribu, Afif Afriansyah mengatakan, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan serta mengembangkan kapasitas para pelaku usaha, khususnya di bidang kuliner agar lebih inovatif.
"Kami ingin memberikan pembekalan sekaligus keterampilan kepada pelaku usaha agar mampu mengembangkan produk kuliner yang memiliki nilai tambah dan daya saing tinggi," ujarnya, Jumat (21/8).
Afif menjelaskan, pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini menghadirkan instruktur koki profesional sebagai narasumber. Selama pelatihan, para peserta diajarkan praktik pembuatan sejumlah produk kuliner kekinian dan lokal, diantaranya pukcue chili oil, roti kopi (coffee bun), es lumut, hingga bakso pentol ikan.
"Selain keterampilan produksi, peserta juga diberikan motivasi berwirausaha serta materi mengenai manajemen usaha. Hal ini penting sebagai bekal mereka dalam menjalankan usaha secara mandiri dan berkelanjutan," terangnya.
Lurah Pulau Panggang, Jamalludin menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini memberikan kesempatan bagi warga untuk meningkatkan keterampilan sekaligus diversifikasi produk usaha.
“Pelatihan seperti ini penting untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha di Pulau Panggang sehingga produk yang dihasilkan semakin beragam dan memiliki nilai jual lebih bagi wisatawan maupun warga lokal,” katanya.
Sementara itu, salah seorang peserta warga RT 03/03 Pulau Panggang, Fitria Novianti (33) mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Ia menilai materi praktik yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.
“Pelatihannya sangat bermanfaat karena kami mendapatkan ilmu baru, terutama teknik membuat produk kuliner yang sedang tren. Tentunya ilmu ini akan langsung saya terapkan untuk meningkatkan pendapatan usaha keluarga,” tandasnya.