Sudin PPKUKM Jaksel Adakan Pelatihan Kreasi Buket Bunga

Rabu, 18 Februari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 671

Sudin PPKUKM Jaksel Gelar Pelatihan Kreasi Bouquet Bunga Dari Balon

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Selatan menggelar pelatihan kreasi buket bunga dari balon di Tempat Kumpul Kreatif (TKK), Kantor Wali Kota setempat.

"Menjadi ekosistem kreatif"

Kepala Suku Dinas PPKUKM Jakarta Selatan, Djaharuddin mengatakan, kegiatan ini menjadi langkah awal sekaligus tonggak penting dalam upaya pemerintah mendorong tumbuhnya kreativitas, keterampilan, dan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan calon palaku usaha kreatif.

"Tempat Kumpul Kreatif merupakan ruang bersama yang dihadirkan sebagai wadah belajar, berkreasi, berkolaborasi, dan bertumbuh bagi masyarakat. Tempat ini bukan sekadar lokasi pelatihan, melainkan menjadi ekosistem kreatif, tempat ide bertemu keterampilan, potensi bertemu peluang usaha, serta masyarakat saling berbagi pengetahuan dan inspirasi," ujarnya, Rabu (18/2).

Djaharuddin menjelaskan, melalui Tempat Kumpul Kreatif, Suku Dinas PPKUKM Jakarta Selatan ingin menciptakan suasana yang inklusif, terbuka, dan produktif.

"Kqmi ingin setiap individu memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan kreatif menjadi karya bernilai ekonomi," terangnya.

Menurutnya, pelatihan kreasi buket bunga dari balon dipilih karena memiliki karakter produk yang fleksibel, ekonomis, serta memiliki nilai tambah karena dibuat secara handmade atau kerajinan tangan.

"Produk kreasi buket balon saat ini memiliki pasar yang cukup baik. Konsumen banyak menyukai produk yang unik, bernilai seni, dan mengikuti tren kekinian sebagai alternatif pengganti buket bunga segar," ungkapnya.

Ia menginginkan, sebanyak 15 peserta yang mengikuti pelatihan tidak berhenti pada kegiatan tersebut saja. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya karya-karya kreatif, UMKM yang tangguh.

"Melalui pelatihan ini, masyarakat diharapkan dapat mandiri secara ekonomi," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kelurahan Kalibata, Ita Pantja menuturkan, pembuatan balloon twist atau buket balon tengah populer belakangan ini. Produk tersebut dapat dijadikan hantaran, bingkisan (hampers), kado wisuda, maupun hadiah ulang tahun.

"Ini bisa menjadi salah satu alternatif usaha, selain pekerjaan yang saat ini saya tekuni, yaitu membuat gelang dari manik-manik dan gantungan tas," bebernya.

Ita berharap, ke depan materi pelatihan dapat lebih bervariasi, khususnya terkait pemasaran produk. Sebab, produk yang telah dibuat memerlukan strategi pemasaran yang baik agar diminati konsumen.

"Saya berharap ada pelatihan penggunaan aplikasi seperti CapCut dan Canva untuk menyunting video serta membuat desain promosi. Sehingga, prosesnya lengkap, mulai dari pembuatan produk hingga pemasaran melalui media sosial atau iklan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dinas PPKUKM Gelar FGD

Dinas PPKUKM Komitmen Dorong Penguatan Koperasi Melalui Digitalisasi

Selasa, 10 Februari 2026 1055

 31 Anggota DWP Jakarta Utara Ikuti Pelatihan Money Bouquet

31 Anggota DWP Jakarta Utara Ikuti Pelatihan Money Bouquet

Kamis, 17 April 2025 931

Sosialisasi Tata Cara Pelaksanaan RAT Koperasi anita

Dinas PPKUKM DKI Perkuat Literasi Pengurus Koperasi

Kamis, 05 Februari 2026 912

BERITA POPULER
Syafrin Tinjau Lokbin dan Pasar Jaya Pasar Minggu

Syafrin Tinjau Lokbin Pasar Minggu

Senin, 27 Juli 2026 1308

Pelantikan dpp forkabi rezap2

Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

Jumat, 24 Juli 2026 1782

Peresmian Open Top Tour Of Batavia otoy

Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

Kamis, 23 Juli 2026 1412

Pramono Intruksikan Pengangkutan Timbunan Sampah di Penjaringan dan Pasar Minggu

Pemprov Beri Teguran Keras Pembuang Sampah di RTH Penjaringan

Minggu, 26 Juli 2026 693

IMG 20260727 WA0051

Hadapi Disrupsi Digital, KPID Dorong Literasi Media Lewat Televisi dan Radio

Senin, 27 Juli 2026 538

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks