Jumat, 21 Agustus 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 117
(Foto: Istimewa)
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) mengadakan Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Profesi Ekonomi Kreatif Skema Editor Video Tahun 2026.
Program strategis ini digelar dalam rangka memperkuat kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) kreatif berbasis digital, meningkatkan daya saing industri pariwisata, serta mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan berkeadilan.
"melahirkan talenta kreatif,"
Pelatihan yang difasilitasi oleh Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (P4Ekraf) ini diikuti oleh 40 peserta terpilih yang telah lolos seleksi administrasi dan pre-test.
Rangkaian kegiatan berlangsung pada 19 hingga 21 Agustus 2026 untuk sesi pelatihan intensif, serta dilanjutkan dengan Uji Kompetensi BNSP pada 26 Agustus 2026 bertempat di Orchardz Hotel Industri, Jakarta Pusat.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata mengatakan, pesatnya perkembangan teknologi informasi menjadikan konten video sebagai media komunikasi dan promosi paling efektif dalam membangun citra destinasi pariwisata serta produk kreatif.
Menurutnya, kebutuhan terhadap tenaga kerja yang memiliki kompetensi teknis dan kreativitas tinggi sebagai Editor Video terus meningkat seiring berkembangnya ekosistem digital.
“Melalui pelatihan ini, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk melahirkan talenta kreatif yang profesional, berdaya saing tinggi, dan siap memenuhi standar industri nasional maupun internasional," ujarnya, Jumat (21/8).
Andhika menyampaikan, pengembangan SDM ini diselaraskan dengan visi Jakarta sebagai kota inklusif. Kurikulum pelatihan tidak hanya memuat keterampilan teknis, tetapi juga membekali peserta dengan pemahaman mengenai penyediaan konten kreatif yang ramah.
“Selain itu juga dapat diakses oleh semua pihak, termasuk penyandang disabilitas,” ucapnya.
Kepala Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Endrati Fariani menjelaskan, kegiatan ini diselenggarakan berbasis standar kompetensi kerja yang kuat dan berkolaborasi langsung dengan pemangku kepentingan industri kreatif.
Ia mengatakan, pelatihan ini mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) di bidang Video Editing. P4Ekraf bekerja sama dengan Asosiasi INAFED (Indonesian Film Editor) serta LSP Entrepreneur Digital Indonesia untuk memastikan kualitas lulusan.
“Peserta tidak hanya dibekali teori dan praktikum penyuntingan video modern, tetapi juga langsung diuji melalui sertifikasi BNSP agar memiliki lisensi resmi yang diakui industri," katanya.
Sebagai informasi, dari proses pendaftaran yang dibuka sejak 13 Juli hingga 12 Agustus 2026 lalu melalui kanal media sosial resmi @disparekrafdki dan @p4ekraf_dki, antusiasme talenta muda Jakarta sangat tinggi.
Peserta yang terpilih memenuhi kriteria ketat, di antaranya berdomisili di Jakarta, memiliki pengalaman kerja minimal 1 tahun di bidang editing, serta berkomitmen mengikuti seluruh rangkaian pelatihan hingga uji sertifikasi.