Senin, 03 Agustus 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 141
(Foto: Istimewa)
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta melalui Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (P4EK) menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Profesi Ekonomi Kreatif Skema 3D Modeling Artist Tahun 2026.
Kegiatan pelatihan yang diikuti oleh 30 peserta pilihan ini berlangsung pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026, yang dilanjutkan dengan Uji Kompetensi BNSP pada 5 Agustus 2026 bertempat di Sparks Life Jakarta, Jakarta Barat.
"memiliki daya saing yang kuat,"
Kepala Disparekraf DKI Jakarta, Andhika Permata mengatakan, transformasi digital yang cepat di subsektor animasi, gim, film, periklanan, dan visualisasi arsitektur menuntut hadirnya tenaga kerja kreatif yang adaptif dan kompeten. Ia menyampaikan, 3D Modeling Artist kini menjadi kompetensi yang sangat strategis dalam menghasilkan karya visual tiga dimensi bernilai ekonomi tinggi.
“Lewat pelatihan berbasis standar kompetensi ini, Pemprov DKI Jakarta ingin memastikan SDM ekonomi kreatif kita tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga memiliki daya saing yang kuat di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya, Senin (3/8).
Kepala Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (P4EK) DKI Jakarta, Endrati Fariani menjelaskan, penyelenggaraan kegiatan ini berkolaborasi dengan Asosiasi Industri Animasi Indonesia (AINAKI) serta LSP Animasi Kreatif Indonesia.
Adapun program pelatihan dirancang menggunakan kurikulum yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang animasi. Pembekalan materi mencakup teknik pemodelan hard surface dan organic, UV mesh, texturing, lighting, shading, rendering, skinning, hingga perspektif Jakarta Kota Inklusif Ramah Disabilitas.
Ia menyampaikan, pendaftaran telah dibuka secara daring sejak 2 hingga 19 Juli 2026, dan penetapan 30 peserta terbaik dilakukan berdasarkan seleksi administrasi serta pre-test.
Seluruh peserta mendapatkan materi teori, latihan praktik, hingga evaluasi akhir. Puncaknya, para peserta akan mengikuti Uji Kompetensi BNSP pada 5 Agustus 2026, untuk mendapatkan pengakuan kompetensi secara formal.
“Program yang dibiayai melalui APBD Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026 ini diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta siap kerja yang siap mendukung pengembangan konten digital, visualisasi destinasi wisata, hingga promosi multimedia interaktif di DKI Jakarta,” tandasnya.