Kamis, 20 Agustus 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 171
(Foto: Nurito)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menata dan menertibkan pedagang yang berjualan di pinggir jalan di luar area Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.
Ia meminta agar para pedagang tersebut dipindahkan ke dalam area pasar. Hal ini disampaikan Pramono menanggapi insiden kecelakaan akibat jalanan yang licin di sekitar area tersebut.
"diminta untuk masuk ke dalam,"
"Sudah dilakukan koordinasi dengan Wali Kota Jakarta Timur dan Dirut Pasar Jaya. Sudah diminta untuk pedagang yang berada di luar yang bisa mengganggu lalu lintas karena airnya membuat licin dan sebagainya segera diminta untuk masuk ke dalam," ujar Pramono, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (20/8).
Ia mengatakan, koordinasi telah dilakukan oleh Wali Kota Jakarta Timur dengan Direktur Utama Perumda Pasar Jaya untuk menertibkan para pedagang guna menjaga kebersihan sekaligus keselamatan pengguna jalan.
Pramono tak ingin peristiwa serupa hingga menyebabkan adanya korban jiwa kembali terjadi.
"Dan dilakukan penertiban untuk itu dikoordinasikan oleh Wali Kota Jakarta Timur. Tetapi kemudian karena ini areanya Pasar Jaya, saya sudah minta kepada Dirut Pasar Jaya juga ikut terlibat dalam hal ini," katanya.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 110 personel gabungan telah dikerahkan untuk melakukan penertiban para pedagang kaki lima yang beraktivitas di trotoar dan badan Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Wali Kota Jakarta Timur Munjirin menyebut, penertiban dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan dan menjaga kebersihan di area sekitar.