Kamis, 20 Agustus 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 198
(Foto: Nugroho Sejati)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp5.853.728.500 untuk membantu masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa bumi.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan, pengiriman bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemprov DKI dan masyarakat Jakarta kepada masyarakat NTT.
"Ini sebagai bagian dari rasa empati kebersamaan,"
"Ini sebagai bagian dari rasa empati kebersamaan, kemanusiaan, ikut merasakan dari Pemerintah DKI Jakarta dan masyarakat yang ada di DKI Jakarta," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (20/8).
Pemprov DKI, kata Pramono, masih akan membuka kesempatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), BUMD, dan masyarakat umum yang ingin berpartisipasi dalam penyaluran bantuan hingga 25 Agustus 2026 mendatang.
Bencana gempa bumi di NTT ini menyebabkan adanya korban jiwa dan luka-luka. Selain itu, tak sedikit rumah warga yang mengalami kerusakan berat. Pramono berharap, bantuan yang disalurkan Pemprov DKI ini akan membantu meringankan warga NTT.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat melaporkan, bantuan logistik yang dikirimkan berupa bantuan pangan dan non-pangan seperti terpal dan tenda, hingga obat-obatan yang dibutuhkan warga.
Pengiriman bantuan ini berasal dari berbagai unsur yakni, BPBD DKI Jakarta sebesar Rp1.251.625.000, Dinas Sosial Rp434.287.500, Dinas Kesehatan Rp10.108.500, dan Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta Rp361.707.500.
Sementara, Perumda PAM Jaya juga turut menyalurkan bantuan berupa 202 unit toren air. Selain itu, juga disalurkan unit pengolahan air bersih Mobile Water Treatment Plant (WTP) senilai Rp2,5 miliar.
Selain bantuan dalam bentuk pangan dan non-pangan, juga diberikan bantuan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp1,11 miliar yang merupakan sumbangan dari BUMD dan OPD Provinsi DKI Jakarta.
"Total bantuan yang akan diberangkatkan pada sore hari ini sebesar Rp5.853.728.500," kata dia.
Seluruh bantuan ini akan didistribusikan melalui jalur udara dan jalur laut. Maruli menjelaskan, mekanisme pendistribusian ini dilakukan di bawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Deputi Logistik dan Peralatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Republik Indonesia, Andi Eviana mengapresiasi penyaluran bantuan kemanusiaan oleh Pemprov DKI untuk masyarakat NTT.
Eviana menyebut, bencana gempa bumi di NTT dengan magnitudo 7,7 ini menyebabkan tujuh kabupaten terdampak dan 72 orang meninggal dunia. Sementara 40 ribu jiwa mengungsi.
"Bantuan yang diberikan oleh Bapak Gubernur sangat luar biasa sekali, Rp 5,8 miliar, dan ini bantuan yang pertama dari provinsi kemudian selanjutnya disusul Jawa Tengah, untuk selanjutnya Jawa Barat," tandas Eviana.