Selasa, 11 Agustus 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 110
(Foto: Reza Pratama Putra)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengapresiasi peran strategis Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam menjaga kondusivitas dan keberagaman di Jakarta.
Hal ini disampaikannya saat menyaksikan pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia Tingkat Kota/Kabupaten Administrasi se-DKI Jakarta di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (11/8).
"posisinya sangat strategis,"
"Kami sungguh berharap bahwa MUI DKI Jakarta yang posisinya sangat strategis akan sangat membantu Pemerintah DKI Jakarta untuk membuat kehidupan keagamaan dan juga sosial masyarakat menjadi aman, nyaman, tentram, damai," ujar Pramono.
Ia pun menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk terus membuka ruang seluas-luasnya bagi kegiatan keagamaan di Jakarta. Gubernur juga memaparkan rencana kegiatan keagamaan yang akan diselenggarakan Pemprov DKI menyambut 500 tahun Jakarta.
Di antaranya yakni menyiapkan 1.000 Al-Qur'an yang akan diserahkan kepada masyarakat untuk kegiatan khataman dan juga tadarus. Pemprov DKI pun berharap keberadaan MUI bisa menjadikan Jakarta tetap aman, teduh, dan nyaman.
Ketua Umum MUI DKI Jakarta, Muhammad Faiz Syukron Makmun menyampaikan kekagumannya terhadap kepemimpinan Gubernur Pramono. Menurutnya, Pramono mampu merangkul semua agama dengan memfasilitasi berbagai kegiatan keagamaan di Jakarta, termasuk penyelenggaraan haul ulama dan habaib Betawi.
"Selama kepemimpinan Bapak Pramono Anung, itu merasakan betul ya, perhatian dari hati oleh Bapak Gubernur kepada semua kegiatan keagamaan yang bertujuan untuk membangun Indonesia Raya ini, membangun manusia yang adil dan beradab, membangun badan dan juga membangun rohani," kata dia.
Gus Faiz juga berharap MUI bisa menjadi sarana perjuangan umat dan menjadi rumah besar yang mengayomi seluruh umat di Jakarta.