Pramono Tegaskan Jakarta Jadi Rumah Bagi Keberagaman

Selasa, 14 Juli 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 754

Pramono Tegaskan Jakarta Jadi Rumah Bagi Keberagaman

(Foto: Reza Pratama Putra)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyambut para delegasi dan tamu kehormatan dari berbagai negara Asia Tenggara dalam acara Welcoming Dinner Harmony in Diversity Award 2026, di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (14/7).

Pramono mengatakan, suatu kehormatan bagi Jakarta sebagai kota pertama yang menjadi tuan rumah penghargaan ini sejak pertama kali diluncurkan di Singapura pada tahun lalu.

"semangat persatuan dan kebersamaan kita,"

"Kami memandang acara ini sebagai komitmen kolektif untuk memperkuat perdamaian dan persahabatan di seluruh Asia Tenggara," kata Pramono.

Ia menyampaikan, situasi geopolitik saat ini semakin kompleks. Terjadinya polarisasi dan ketegangan sosial mengingatkan bahwa kohesi sosial bukanlah hal yang didapatkan dengan mudah.

Menurutnya, kohesi sosial harus dipupuk melalui kepercayaan, rasa saling menghormati, dan dialog yang berkelanjutan.

Berdasarkan Southeast Asian Social Cohesion Radar, Indeks Kohesi Sosial ASEAN berada di angka 72,4 persen. Meski demikian, Pramono menekankan perlunya upaya kolaboratif untuk memperkuat kohesi sosial ASEAN yang berkelanjutan.

"Itulah sebabnya penghargaan ini menjadi sangat bermakna," lanjutnya.

Dari lebih dari 70 nominasi di seluruh Asia Tenggara, terdapat banyak tokoh inspiratif yang berdedikasi dalam memperkuat kepercayaan, komunitas, dan juga membawa harapan di tengah keberagaman.

Ia kemudian mencontohkan sosok Cardinal Orlando Beltran Quevedo yang menjadi salah satu penerima Harmony in Diversity Award. Menurut Pramono, Cardinal Orlando Beltran Quevedo merupakan tokoh inspiratif yang mempromosikan perdamaian di Mindanao.

Nilai-nilai dari harmoni dan keberagaman inipun juga merupakan identitas yang ditunjukan Jakarta. Jakarta, kata Pramono, merupakan rumah bagi masyarakat dengan berbagai latar berlakang etnis, budaya, dan agama.

Pramono juga mencontohkan berbagai acara keberagaman budaya dan agama yang diselenggarakan di Jakarta, mulai dari Christmas Carol Colosal, Imlek, parade Ogoh-ogoh, Jakarta Bedug Colosal, hingga Waisak.Gubernur pun meyakini, keberagaman merupakan sumber kekuatan bagi Jakarta.

"Semua itu mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan kita," kata dia.

Acara ini turut dihadiri mantan Presiden Singapura, Halimah Yacob; Founder and Chair of 5P Global Movement, Arsjad Rasjid; serta mantan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dan Marty Natalegawa.

BERITA TERKAIT
Renungan Suci 2 jati

Keberagaman Kunci Pertahankan Jakarta Kota Teraman

Senin, 20 April 2026 552

PSX 20260714 142919

Ini Pemenang Ajang Kreativitas Pemuda Jakarta Utara 2026

Selasa, 14 Juli 2026 504

Pemprov dki bps rezap

Pramono Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 13 Juli 2026 876

BERITA POPULER
Gubernur pramono MUI rezap

Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

Selasa, 11 Agustus 2026 12496

IMG 20260812 WA0088

Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

Rabu, 12 Agustus 2026 1368

Kapal cepat dishub muara angke jati

Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

Senin, 10 Agustus 2026 1319

Ketua dprd suhud alynudin fakhri2

Ketua DPRD Minta Pelaku Usaha Hiburan Tak Gunakan Agama sebagai Gimmick

Rabu, 12 Agustus 2026 685

Penertiban PKL PPKS Kebayoran Lama tiyo

Petugas Gabungan Tertibkan PKL Liar dan PPKS di Kebayoran Lama

Rabu, 12 Agustus 2026 650

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks