Sabtu, 08 Agustus 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 92
(Foto: Istimewa)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan pelayanan publik tetap berjalan setelah kebakaran melanda Gedung Dinas Teknis Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (7/8) malam.
Kebakaran berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa.
"tanpa menimbulkan korban jiwa,"
Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Berdasarkan informasi awal dari pengelola gedung, titik api diduga berasal dari lantai 11 dan kemudian merambat hingga lantai 16.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara mengatakan, petugas langsung dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan kebakaran.
“Sebanyak 37 unit pemadam kebakaran dengan dukungan 185 personel kami kerahkan. Tiga unit kendaraan khusus, termasuk Bronto Skylift juga diterjunkan untuk mempercepat proses pemadaman dan menjangkau titik-titik api di lantai atas gedung,” ujar Bayu, dalam Siaran Pers Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (8/8).
Ia menjelaskan, proses pemadaman berlangsung sekitar empat jam akibat kondisi angin yang cukup kencang. Api berhasil dilokalisasi sekitar pukul 02.00 WIB, dini hari. Setelah itu, petugas melakukan pendinginan dan penyisiran di setiap lantai untuk memastikan tidak ada lagi titik api maupun potensi perambatan.
“Alhamdulillah kami bertahan di lantai 10 untuk memastikan tidak ada perambatan kembali. Saat ini teman-teman Damkar masih terus menyisir setiap lantai agar kondisi benar-benar aman,” katanya.
Bayu memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Tim penyelamat Gulkarmat juga berhasil mengevakuasi seorang pekerja yang berada di lantai 15 dalam kondisi selamat. Pekerja tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Di sisi lain, Pemprov DKI memastikan kebakaran tidak mengganggu pelayanan publik. Data perpajakan ibu kota tetap aman lantaran seluruh data telah terdigitalisasi dan memiliki sistem pencadangan pada server serta pusat data di lokasi terpisah.
Hal serupa berlaku untuk data aset daerah yang dikelola Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD). Seluruh data dan server berada di pusat data yang terpisah dari Gedung Abdul Muis sehingga tetap aman.
Gedung Dinas Teknis Bapenda DKI Jakarta juga telah diasuransikan. Sementara itu, terdapat sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) dari sejumlah perangkat daerah yang berkantor di gedung tersebut, di antaranya Bapenda, BPAD, BPSDM, Dinas Perhubungan, Bank Jakarta, dan Dekranasda.
Pemprov DKI kini menyiapkan pengaturan kerja sementara bagi para pegawai melalui skema bekerja dari rumah (WFH) secara bergantian, berkantor di kantor suku dinas wilayah kota, maupun memanfaatkan gedung milik Pemprov DKI lainnya.
Pemprov DKI juga terus berkoordinasi dengan Kepolisian untuk menginvestigasi penyebab kebakaran. Seluruh langkah penanganan diarahkan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung tanpa hambatan.
“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan seiring fenomena kemarau panjang akibat El Nino, serta memeriksa kembali instalasi listrik di hunian masing-masing,” tandas Bayu.