Selasa, 11 Agustus 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 85
(Foto: Folmer)
Empat panggung hiburan bakal memeriahkan festival musik internasional, LaLaLa Festival 2026, 22 - 23 Agustus mendatang di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Pendiri LaLaLa Festival, Carmel Puma mengatakan,empat panggung dengan desain berbeda dan tampilan lebih megah akan menghadirkan perpaduan musisi internasional dan nasional dalam sebuah pengalaman yang memadukan musik dan seni khas LaLaLa Festival.
Jakarta siap menyelenggarakan event berskala internasional
"Dengan empat panggung, penonton kini memiliki lebih banyak pilihan untuk menikmati penampilan dari berbagai musisi sepanjang festival," ujar Carmel, saat konferensi pers yang digelar di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, Selasa (11/8).
Perubahan penampilan ini, menurut Carmel, merupakan masukan penonton yang menjadi pertimbangan dalam mengembangkan festival dari tahun ke tahun.
Ia mengungkapkan, LaLaLa Festival 2026 juga memperkuat penyelenggaraannya melalui kolaborasi bersama Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD dan PK Entertainment yang mencakup berbagai aspek, mulai dari talent, produksi, dan operasional hingga pengembangan pengalaman pengunjung.
"Setiap bagian festival dapat saling terhubung dan dinikmati secara lebih nyaman," ucapnya.
Hajatan music ini akan, papar Carmel, menghadirkan deretan musisi internasional yang sudah lama dinantikan penggemar musik di Indonesia, seperti Rex Orange County, Steve Lacy, HONNE, Two Door Cinema Club, The Flaming Lips, Kodaline, Dermot Kennedy (Solo), FLO, Jordan Rakei, Matt Maltese, Astrid S, Summer Salt dan puluhan nama lainnya.
"Kami juga membawa beberapa emerging talents dari berbagai negara, termasuk Prancis, Taiwan, Ukraina, dan lainnya," ungkap Carmel.
Jadi, selain melihat musisi yang sudah lama ingin ditonton, pengunjung juga berkesempatan untuk menemukan musisi baru yang mungkin belum pernah didengar sebelumnya.
Ketua Subkelompok Pengawasan dan Pengendalian Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta, Aras Pamungkas berharap, LaLaLa Festival dan perhelatan musik lainnya semakin memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global.
"Pemprov DKI Jakarta menargetkan berada di peringkat 50 kota global dunia pada tahun 2030 mendatang. Salah satu menggiatkan perhelatan musik lokal dan internasional, termasuk penyelenggaraan LaLaLa Festival. Jakarta siap menyelenggarakan event berskala internasional," paparnya.
Ia juga optimistis, perhelatan musik seperti LaLaLa Festival 2026 akan membawa dampak positif bagi Jakarta dan Indonesia.
"Jakarta siap menjamu tamu musisi internasional dan wisatawan mancanegara untuk menyaksikan perhelatan musik di LaLaLa Festival 2026," tandasnya.