Selasa, 11 Agustus 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 302
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Selatan sudah mendistribusikan sebanyak 690 alat bantu fisik (ABF) kepada warga yang membutuhkan dalam periode Januari hingga awal Agustus 2026. Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas, mobilitas, dan kemandirian penyandang disabilitas, khususnya dari keluarga kurang mampu.
"Warga kurang mampu"
Kepala Seksi Perlindungan, Jaminan, dan Rehabilitasi Sosial Sudinsos Jakarta Selatan, Yan Vetansyah mengatakan, pemberian ABF merupakan bentuk pemenuhan hak penyandang disabilitas untuk memperoleh akses terhadap pelayanan sosial sesuai kebutuhan masing-masing.
"Kita berikan untuk memenuhi hak mereka, terutama penyandang disabilitas disabilitas dari warga kurang mampu atau sangat membutuhkan," ujarnya, Selasa (11/8).
Yan menjelaskan, distribusi alat bantu fisik dilakukan berdasarkan hasil pendataan dan asesmen terhadap calon penerima manfaat. Sehingga, jenis bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing warga.
Menurutnya, dari total 690 alat bantu yang telah disalurkan, kursi roda dewasa menjadi jenis bantuan dengan jumlah terbanyak, yakni 406 unit. Jumlah tersebut mencapai lebih dari separuh total alat bantu fisik yang didistribusikan.
"Untuk alat bantu dengar menempati urutan kedua dengan 195 unit. Adapun bantuan lainnya berupa tongkat kaki tiga sebanyak 49 unit, kaki palsu 20 unit, dan walker sebanyak 20 unit," terangnya.
Yan menuturkan, pemberian ABF diharapkan dapat membantu penerima manfaat meningkatkan mobilitas dan aktivitas sehari-hari. Bantuan tersebut juga bertujuan mampu mendukung penerima manfaat agar dapat menjalankan berbagai kegiatan secara lebih mandiri.
"Semoga alat bantu yang diberikan dapat membantu meningkatkan mobilitas, aktivitas, serta kualitas hidup penerima manfaat agar mereka dapat menjalankan kegiatan sehari-hari secara lebih mandiri," ungkapnya.
Yan menambahkan, distribusi alat bantu fisik merupakan bagian dari pelayanan kesejahteraan sosial yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Sudinsos Jakarta Selatan. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan lingkungan perkotaan yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas.
"Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan terus melakukan pendataan dan asesmen terhadap masyarakat yang membutuhkan alat bantu fisik agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secara tepat sasaran sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima," tandasnya.