Sabtu, 08 Agustus 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Andry 271
(Foto: Istimewa)
Kebakaran melanda Gedung Teknis di Jalan Abdul Muis Nomor 66, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (7/8) malam.
Berdasarkan data awal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, laporan diterima pada pukul 21.30. Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi pada pukul 21.40 dan mulai melakukan operasi pemadaman. Hingga berita ini ditulis, status kebakaran masih dalam proses pemadaman.
"Beberapa menit kemudian api kembali muncul dari bagian atas,"
Dari informasi, api diduga pertama kali terlihat di lantai 11 sebelum merambat ke lantai-lantai di atas maupun di bawahnya. Kobaran api sempat tampak padam dari luar gedung sekitar pukul 22.30. Namun, beberapa menit kemudian api kembali muncul dari bagian atas gedung dan terus membesar hingga menjalar ke bagian lain bangunan.
Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala. Selain titik api berada di lantai yang tinggi, material bangunan dan puing-puing yang berjatuhan dari dalam gedung memaksa petugas menjaga jarak aman saat melakukan penyemprotan.
Kertas dan material lain yang masih dalam kondisi terbakar juga terlihat beterbangan dan jatuh ke area sekitar gedung sehingga meningkatkan risiko bagi personel di lapangan.
Untuk mengendalikan kobaran api, ratusan personel beserta armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Sedikitnya tiga mobil pemadam bertangga hidrolik diterjunkan guna menjangkau titik api di lantai atas. Petugas memfokuskan penyemprotan pada area yang menjadi jalur perambatan api agar kebakaran tidak meluas ke lantai lain.
Dari pengamatan, api yang semula tampak hanya membakar bagian luar gedung kemudian diketahui telah merambat ke bagian dalam bangunan. Kondisi tersebut baru terlihat setelah kobaran api kembali muncul, disertai letupan-letupan dari dalam gedung yang mengakibatkan sejumlah material terpental keluar.
Hingga kini, penyebab kebakaran maupun informasi mengenai adanya korban masih belum diketahui. Pasalnya, tim pemadam kebakaran masih terus berupaya melokalisasi dan memadamkan api sepenuhnya.