Minim Personel, Satpol PP Kewalahan Jaga Monas

Selasa, 08 September 2015 Reporter: Nurito Editor: Rio Sandiputra 5193

 Minimnya Personil Jadi Alasan PKL Monas Merajalela

(Foto: Nurito)

Keterbatasan jumlah personel menjadi kendala Satpol PP Jakarta Pusat untuk menjaga kawasan Monas selama 24 jam dari serbuan pedagang kaki lima (PKL).

Mestinya dianggarkan untuk program penertiban PKL yang melibatkan unsur Satpol PP dan TNI/Polri

Pasalnya, saat malam hari, kawasan yang menjadi ikon kota Jakarta itu kerap dipenuhi para PKL yang berjualan baik di trotoar maupun bahu jalan. Padahal, saat pagi hingga sore hari bisa dikatakan kawasan Monas steril dari PKL lantaran penjagaan ketat yang dilakukan petugas Satpol PP.

Kepala Satpol PP Jakarta Pusat, Yadi Rusmayadi mengatakan, sejak ada Kantor Pengeloa Kawasan Monas, sebetulnya seluruh kewenangan penataan Monas ada di pihak Kantor Pengelola Kawasan Monas. Pihaknya, sambung Yadi, hanya memberikan bantuan terkait pengamanan. 

"Mestinya dianggarkan untuk program penertiban PKL yang melibatkan unsur Satpol PP dan TNI/Polri," ujar Yadi Rusmayadi, Selasa (8/9).

Dikatakan Yadi, saat ini jumlah personel Satpol PP Jakarta Pusat sangat minim yakni mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga kota hanya sebanyak 817 personel. Dari jumlah itu, 450 diantaranya bertugas di lapangan. Sisanya, bertugas sebagai BKO serta staf.

"Idealnya harus ditambah 1.000 personel lagi. Apalagi banyak obyek vital dan kawasan yang harus dijaga Satpol PP," katanya.

Karena itu, tambah Yadi, saat ini pihaknya tidak mungkin melakukan penjagaan kawasan Monas selama 24 jam. Terlebih, banyak obyek vital dan kawasan lain yang harus dijaga seperti, kawasan Tanah Abang yang dijaga 50 personel Satpol PP setiap harinya. Kemudian kawasan Senen yang dijaga 30 personel dan kawasan Kemayoran sebanyak 20 personel. Sedangkan untuk kawasan Monas sendiri saat ini dikerahkan 20 personel yang disebar ke sejumlah titik.

"Paling kami hanya bisa menahan soal waktu berjualan bagi PKL. Di satu titik kita jaga, di titik lainnya PKL masuk, begitu seterusnya. Mereka memanfaatkan kelengahan dan keterbatasan personil yang ada," tandas Yadi.

BERITA TERKAIT
Gubernur Tidur, PKL Menjamur di Kawasan Monas

PKL Monas Marak saat Malam Hari

Selasa, 08 September 2015 7432

PKL IRTI Monas

Ahok Siapkan Siasat Halau PKL Monas

Senin, 13 Oktober 2014 7460

Pedagang Kaki Lima PKL Monas

Basuki: Penertiban PKL Monas Lebih Mudah Dibanding Tanah Abang

Selasa, 05 Agustus 2014 12702

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7132

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4824

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2077

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2501

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1105

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks