Kamis, 06 Agustus 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Budhy Tristanto 157
(Foto: Anita Karyati)
Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, mengapresiasi Program Pari Island Circular Waste Initiative yang diinisiasi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Group di SDN Pulau Pari 01, Kelurahan Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan.
Dikatakan Fadjar, program ini mencakup edukasi pengelolaan sampah di sekolah, pengembangan bank sampah, serta penghijauan Pantai Kresek.
Solusi tepat mengatasi persoalan limbah di wilayah kepulauan,
"Pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular merupakan solusi tepat mengatasi persoalan limbah di wilayah kepulauan," ucap Fadjar, Kamis (6/8).
Menurutnya, sampah dapat diolah kembali menjadi produk yang bernilai guna sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Sistem pengelolaan sampah berbasis sirkular menjadi jawaban untuk memulihkan kebersihan lingkungan laut sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga,” ujarnya.
Ia berharap, program serupa tidak hanya dilaksanakan di Pulau Pari, tetapi juga diperluas ke pulau-pulau berpenduduk lainnya di Kepulauan Seribu yang menghadapi tantangan pengelolaan sampah.
“Program ini diharapkan dapat direplikasi di pulau-pulau lain agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” katanya.
Direktur Teknik dan Produksi PT Wika Beton, Verly Widiantoro menyampaikan, rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Melalui program Pari Island Circular Waste Initiative, ucap Verly, pihaknya berupaya mendukung pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular sekaligus menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan laut di Kepulauan Seribu.
“Kami berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” pungkasnya.