Musim Kemarau, Hasil Tangkapan Nelayan Jakarta Meningkat

Selasa, 04 Agustus 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 828

Nelayan cilincing rezap2

(Foto: Reza Pratama Putra)

Musim kemarau membawa berkah tersendiri bagi aktivitas perikanan tangkap di wilayah perairan DKI Jakarta.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok mengatakan, kondisi kemarau yang relatif panjang memicu proses upwelling atau pergerakan massa air dari lapisan bawah ke permukaan laut, membawa nutrien bagi pertumbuhan plankton sebagai sumber pakan alami ikan.

"menjadi lebih melimpah,"

“Kondisi tersebut membuat ketersediaan ikan pelagis kecil, seperti ikan teri, rajungan, dan udang rebon, menjadi lebih melimpah sehingga hasil tangkapan nelayan mengalami peningkatan,” ujarnya, Selasa (4/8).

Ia menyampaikan, selain meningkatkan hasil tangkapan, cuaca cerah juga memberikan keuntungan bagi nelayan dan pelaku usaha pengolahan hasil perikanan.

“Intensitas sinar matahari yang tinggi mempercepat proses pengeringan ikan asin sehingga kualitas produk lebih terjaga dan waktu produksi menjadi lebih efisien,” katanya.

Meski demikian, Hasudungan mengingatkan kepada para nelayan untuk tetap harus bersiap menghadapi perubahan musim. Saat memasuki musim angin barat yang umumnya berlangsung pada Desember hingga Februari, aktivitas melaut kerap terkendala cuaca ekstrem dan gelombang tinggi.

Ia menyebut, kondisi ini merupakan siklus tahunan yang sudah dipahami oleh para nelayan.

“Pengalaman yang dimiliki para nelayan membuat mereka telah terbiasa melakukan langkah antisipatif, salah satunya dengan mengelola pendapatan yang diperoleh pada musim ikan agar dapat memenuhi kebutuhan selama masa paceklik,” ucapnya.

Hasudungan menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas KPKP terus berkomitmen mendukung keberlanjutan usaha perikanan tangkap melalui berbagai program pembinaan.

Ia mengatakan, Dinas KPKP DKI Jakarta melaksanakan berbagai program pembinaan setiap tahun, melalui pemberian bantuan sarana usaha perikanan tangkap, pelatihan peningkatan kapasitas nelayan, serta pendampingan untuk meningkatkan produktivitas dan kemandirian nelayan.

“Dinas KPKP juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kuota dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bagi nelayan tetap tersedia, tepat sasaran, dan mudah diakses, sehingga operasional penangkapan ikan dapat berjalan dengan baik sepanjang tahun,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Panas Ekstrem jati

Dinkes DKI Ingatkan Dampak El Nino Ekstrem bagi Kesehatan

Rabu, 29 April 2026 1300

Dinas lh mitigasi bencana bantargebang gery ist

Hadapi Musim Kemarau, Mitigasi Kebakaran TPST Bantargebang Diperkuat

Selasa, 07 Juli 2026 1042

Layanan kesehatan RSUD Pasming jati

Dinkes DKI Pastikan Kesiapan Fasilitas dan Layanan Antisipasi Dampak Cuaca Panas Ekstrem

Kamis, 19 Maret 2026 1220

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7156

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4843

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2812

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2568

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1247

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks