Hadapi Musim Kemarau, Mitigasi Kebakaran TPST Bantargebang Diperkuat

Selasa, 07 Juli 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Andry 970

Dinas lh mitigasi bencana bantargebang gery ist

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup terus memperkuat langkah mitigasi dan kesiapsiagaan di TPST Bantargebang dalam menghadapi musim kemarau.

"Musim kemarau membutuhkan kewaspadaan lebih tinggi,"

Cuaca panas dan kering menjadi perhatian serius karena dapat meningkatkan potensi titik api di kawasan pengolahan sampah, sehingga langkah pencegahan, pengawasan, dan penanganan darurat diperkuat secara berlapis.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin mengatakan, pihaknya mengambil langkah antisipatif sejak dini untuk memastikan operasional TPST Bantargebang tetap aman, terkendali, dan tidak mengganggu pelayanan pengelolaan sampah bagi masyarakat.

“Musim kemarau membutuhkan kewaspadaan lebih tinggi, terutama di kawasan landfill. Karena itu, kami memperkuat langkah antisipasi sejak dini, mulai dari pencegahan titik api, kesiapsiagaan petugas dan peralatan, hingga koordinasi lintas instansi agar setiap potensi risiko dapat dicegah dan ditangani secara cepat,” ungkapnya, Selasa (7/7).

Ia menyampaikan, Unit Pengelola Sampah Terpadu Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta telah menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) penanggulangan bencana kebakaran, longsor, dan banjir di kawasan TPST Bantargebang.

SOP tersebut menjadi acuan bagi petugas dalam melaksanakan pencegahan, kesiapsiagaan, serta penanganan apabila terjadi kondisi darurat.

Selain itu, UPST juga telah melaksanakan Apel Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran TPST Bantargebang pada Jumat, 19 Juni 2026, sebagai bagian dari penguatan kesiapsiagaan.

“Apel tersebut menjadi momentum konsolidasi petugas sekaligus pengecekan kesiapan sarana dan prasarana di lapangan,” ujarnya.

Dudi menjelaskan, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta juga melakukan sejumlah langkah pencegahan langsung di lapangan, antara lain perapihan atau stripping pada lahan yang telah mengering, pembersihan tanaman dan vegetasi kering di area zona penimbunan, serta patroli rutin di kawasan landfill.

Ia mengatakan, pengawasan dilakukan secara langsung maupun menggunakan drone untuk membantu pemetaan area rawan dan deteksi dini potensi titik api.

Selain itu, pengawasan terhadap aktivitas di kawasan TPST Bantargebang juga diperketat. UPST melarang seluruh bentuk pembakaran sampah di area TPA dan sekitarnya, memperkuat sosialisasi kepada petugas serta masyarakat sekitar, memasang spanduk larangan merokok, menerapkan larangan merokok bagi pemulung, pengemudi, dan petugas, serta membatasi akses masuk bagi pihak luar yang tidak berkepentingan.

“Kami ingin memastikan setiap potensi risiko dikendalikan dari sumbernya. Karena itu, tidak boleh ada pembakaran sampah, aktivitas merokok di area rawan diperketat, dan akses pihak luar yang tidak berkepentingan dibatasi. Keselamatan petugas, masyarakat sekitar, dan keberlanjutan layanan menjadi prioritas kami,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Atasi Masalah Sampah, Lima Biopori Jumbo Dibuat di Kelurahan Gunung

Inovasi Kelurahan Gunung Kurangi Sampah Dibuang ke TPST Bantar Gebang

Jumat, 08 Mei 2026 1382

Jakarta siap bangun pltsa tangani masalah sampah

Pramono Pastikan Bangun Tiga PLTSa Kurangi Beban Sampah di Bantargebang

Selasa, 31 Maret 2026 1492

Ratusan Tokoh Masyarakat Kemayoran Ikut Sosialisasi Pembatasan Pembuangan Sampah ke Bantargebang

Warga Kemayoran Ikut Sosialisasi Pembatasan Pembuangan Sampah ke Bantargebang

Selasa, 21 April 2026 969

BERITA POPULER
Petugas tj bantu warga ist2

Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 14550

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 3623

Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 1168

Transjakarta penghargaan pusta karsa ist

Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

Kamis, 15 Oktober 2026 1968

Masukan Ketua Komisi B Optimalisasi Transportasi Umum MRT ilust 1

Makin Diminati, Transportasi Jakarta Tembus Peringkat 15 Besar Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 978

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks