Dinkes DKI Pastikan Kesiapan Fasilitas dan Layanan Antisipasi Dampak Cuaca Panas Ekstrem

Kamis, 19 Maret 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1062

Layanan kesehatan RSUD Pasming jati

(Foto: Nugroho Sejati)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan memastikan kesiapan fasilitas dan layanan kesehatan untuk mengantisipasi potensi lonjakan kasus penyakit akibat suhu panas yang masih melanda wilayah Jakarta.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengatakan, kesiapsiagaan dilakukan dengan mengoptimalkan pelayanan di seluruh fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah.

"suhu panas di Jakarta yang masih berpotensi terjadi,"

Ia menyampaikan, sebanyak 31 Rumah Sakit Daerah, 44 Puskesmas, dan 292 Puskesmas Pembantu disiagakan untuk memberikan pelayanan klinis secara komprehensif kepada masyarakat.

“Seluruh fasilitas kesehatan telah menerapkan tata laksana penyakit sesuai standar, penjaminan ketersediaan cairan infus, oralit, obat-obatan, serta peralatan medis dan sarana prasarana pendukung lainnya,” ujar Ani, Kamis (19/3).

Ani menjelaskan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga memperkuat koordinasi antar-fasilitas pelayanan kesehatan melalui sistem rujukan yang terintegrasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap kasus dapat ditangani secara cepat, tepat, dan efektif.

“Langkah kesiapsiagaan ini dilakukan seiring dengan kondisi suhu panas di Jakarta yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan,” katanya.

Sekadar diketahui, terdapat sejumlah masalah kesehatan yang perlu diwaspadai selama periode cuaca panas ekstrem ini. Di antaranya heat stroke yang merupakan kondisi darurat medis dengan gejala suhu tubuh tinggi, kulit panas dan kering, serta kebingungan.

Selain itu, heat exhaustion dengan gejala pusing, mual, sakit kepala, kram otot, dan keringat berlebih juga perlu diantisipasi. Dehidrasi berat akibat berkurangnya cairan tubuh secara drastis dapat memicu gangguan ginjal akut.

Tidak hanya itu, panas ekstrem juga dapat menekan kerja jantung sehingga memperburuk penyakit kardiovaskular dan diabetes, serta menyebabkan iritasi kulit seperti ruam panas dan meningkatkan risiko kanker kulit.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan. Berikut beberapa langkah pencegahan menghindari gangguan kesehatan akibat paparan panas:

• Menghindari paparan panas terutama pada pukul 10.00 hingga 14.00;

• Menggunakan topi atau payung saat berada di luar ruangan;

• Mengenakan pakaian berbahan ringan dan longgar;

• Disarankan menggunakan tabir surya minimal SPF 30 pada kulit yang tidak tertutup pakaian sebelum keluar rumah;

• Minum air putih minimal dua liter per hari;

• Konsumsi buah segar yang banyak mengandung air;

• Kembalikan cairan tubuh yang hilang dengan minuman berelektrolit.

BERITA TERKAIT
Pemprov DKI Siaga Hadapi Panas Ekstrem

Waspada Cuaca Panas Ekstrem, Ini Imbauan BPBD DKI

Jumat, 17 Oktober 2025 993

Pemprov DKI Siaga Hadapi Panas Ekstrem

Prioritaskan Keselamatan Warga, Pemprov DKI Siaga Hadapi Panas Ekstrem

Jumat, 17 Oktober 2025 1093

Penumpang mengisi botol air dari water refill station di halte transjakarta

Antisipasi Panas Ekstrem, Legislator Ajak Warga Terapkan Pola Hidup Sehat

Minggu, 19 Oktober 2025 1196

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2685

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1222

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 994

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 534

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 451

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks