Apresiasi Dukungan Legislatif, Pramono Sebut DBH Penting Bagi Pembangunan Jakarta

Kamis, 30 Juli 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 991

Pramono silaturahmi dprd rezap

(Foto: Reza Pratama Putra)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengapresiasi dukungan legislatif yang terus menyuarakan agar Dana Bagi Hasil (DBH) Jakarta mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Hal ini disampaikan Pramono saat menghadiri acara silaturahmi bersama jajaran pimpinan DPRD Provinsi DKI Jakarta, DPR RI Dapil DKI Jakarta dan DPD RI Dapil DKI Jakarta, di Ruang Rapat Paripurna, DPRD DKI Jakarta, Kamis (30/7).

"memang Jakarta membutuhkan,"

Pertemuan silaturahmi antara Eksekutif dan Legislatif ini menyoroti mengenai pentingnya Dana Bagi Hasil (DBH) bagi pembangunan Jakarta, pasca-pemotongan DBH sebesar Rp15 triliun.

"Yang berkaitan dengan Dana Bagi Hasil memang Jakarta membutuhkan. Jadi kalau kemudian teman-teman yang di DPR RI, DPD RI, dan teman-teman DPRD DKI Jakarta ikut menyuarakan, itu sangat bagus bagi Jakarta untuk membangun," ujar Pramono.

Meski menghadapi pemotongan DBH yang cukup besar, Pramono menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memprioritaskan tiga sektor mendasar, yakni pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan ASN.

Di sektor pendidikan, Pemprov DKI terus melanjutkan penyalurkan bantuan pendidikan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), penggratisan sekolah swasta, hingga rencana pemberian beasiswa LPDP.

Sedangkan di sektor kesehatan, Jakarta menyediakan fasilitas kesehatan yang lengkap, terdiri dari 31 RSUD, 44 puskesmas, dan 292 puskesmas pembantu yang dapat diakses dengan BPJS Kesehatan.

Agar pemotongan DBH tidak menganggu pembangunan Jakarta, Pramono pun memanfaatkan creative financing atau pembiayaan kreatif untuk mengakselerasi berbagai proyek infrastruktur publik.

"Inilah yang kalau saya jujur, kemudian kenapa membuat Jakarta masih bisa membangun dengan baik, walaupun ada pemotongan DBH yang besar sekali. Dampak DBH ini terasa di mana-mana," kata Pramono.

Ia mencontohkan beberapa pembangunan yang menggunakan pembiayaan kreatif sehingga tidak membebani APBD, yakni Taman Honda Tebet, Taman Semanggi, pedestrian deck Dukuh Atas, dan lainnya.

Dengan adanya pembiayaan kreatif ini, maka Pemprov DKI bisa menggunakan APBD secara optimal untuk kebutuhan dasar dan kesejahteraan masyarakat.

Beberapa skema pembiayaan kreatif yang digunakan Pemprov DKI yakni seperti Koefisien Lantai Bangunan (KLB), naming rights, hingga rencana penerbitan obligasi daerah.

Karena itu, Pramono menyampaikan apresiasinya kepada DPRD DKI Jakarta yang memberikan dukungan penuh kepada Pemprov DKI.

"Sekali lagi saya ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta yang betul-betul memberikan full support," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Suasana Rapat Pimpinan Gabungan DPRD DKI Jakarta

DPRD DKI Gelar Rapimgab Bahas Dampak Pemotongan DBH

Jumat, 17 Oktober 2025 1030

IMG 20260729 WA0000

Pembangunan Gedung SDN Cipete Utara 01 Ditargetkan Rampung September

Rabu, 29 Juli 2026 658

Gubernur pramono pembayaran nirsentuh mrt ppid rezap

Permudah Layanan Transportasi, Pramono Resmikan Tiket MRT Nirsentuh

Rabu, 29 Juli 2026 725

BERITA POPULER
Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy (5)

Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

Selasa, 08 September 2026 3103

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 868

Layanan transjakarta otoy 1

Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

Selasa, 08 September 2026 1961

IMG 20260914 171237

PJU di Jalan Bekasi Timur dan JPO Pedati Kembali Menyala

Senin, 14 September 2026 516

Pelajar murid siswa siswi penerima kjp jati

Komisi E Minta Verifikasi KJP tak Putus Bantuan di Tengah Tahun

Kamis, 10 September 2026 1164

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks