Rabu, 29 Juli 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 144
(Foto: Anita Karyati)
Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara berkolaborasi dengan PT Pelabuhan Tanjung Priok (Pelindo) meluncurkan Program Pelita (Pelindo Lingkungan Tanpa Anak Stunting) Tahun 2026 di Kantor Kelurahan setempat.
"Pemenuhan gizi anak sejak usia dini"
Program tersebut merupakan bentuk kolaborasi dalam mendukung program prioritas nasional, khususnya percepatan penurunan angka stunting.
Lurah Rawa Badak Utara, Ester Laura Kartini mengapresiasi kolaborasi rutin yang terjalin bersama PT Pelabuhan Tanjung Priok. Terlebih, program tersebut telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pada tahun lalu tingkat keberhasilan program mencapai 100 persen.
"Ini adalah kerja sama tahunan yang manfaatnya sangat dirasakan langsung oleh warga. Program ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi anak sejak usia dini," ujarnya, Rabu (29/7).
Ester menjelaskan, Program Pelita tahun ini menyasar 55 penerima manfaat yang terdiri atas 30 anak berstatus stunting dan 25 ibu hamil.
Selain seremoni pembukaan dan penyerahan bantuan secara simbolis, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyuluhan kesehatan serta demonstrasi memasak makanan sehat dan bergizi bagi para orang tua.
"Peran orang tua sangat krusial dalam masa pertumbuhan emas anak di bawah usia lima tahun. Melalui edukasi ini, kami berharap orang tua dapat memastikan pemenuhan gizi anak dengan menggunakan bahan pangan yang terjangkau, tetapi tetap berkualitas," terangnya.
Ia menambahkan, anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus mendapatkan perhatian sejak dini. Para penerima manfaat nantinya akan mendapatkan pemberian makanan tambahan (PMT), susu, vitamin, serta pendampingan rutin dari tenaga kesehatan dan kader kelurahan.
"Anak-anak ini adalah masa depan bangsa yang harus kita jaga. Nantinya, para peserta akan mendapatkan pemberian makanan tambahan (PMT), susu, vitamin, serta pendampingan rutin oleh tenaga kesehatan dan kader kelurahan," ungkapnya.
Senior Manager Corporate Secretary PT Pelabuhan Tanjung Priok, Fiona Sari Utami memaparkan, Program Pelita merupakan inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang telah berjalan selama tiga tahun terakhir.
"Tahun ini kami kembali melanjutkan Program Pelita dengan cakupan yang lebih luas. Program ini tidak hanya menyasar anak-anak, tetapi juga ibu hamil sebagai langkah pencegahan sejak masa kehamilan," bebernya.
Fiona berharap, kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak keluarga guna mendukung terwujudnya target zero stunting di wilayah sekitar.
"Kami bersyukur program ini menunjukkan perkembangan positif setiap tahunnya," jelasnya.
Sementara itu, salah seorang warga Rawa Badak Utara yang sedang mengandung, Yuyun Nuraini (32), mengaku sangat terbantu dengan adanya Program Pelita.
Selain memperoleh bantuan, ia juga mendapatkan pengetahuan baru mengenai pola makan yang tepat selama masa kehamilan.
"Saya sangat berterima kasih. Sekarang saya jadi lebih tahu pola makan yang sehat untuk janin. Semoga, saya bisa melahirkan anak yang sehat, tumbuh kembangnya baik, dan program ini terus ada untuk membantu ibu-ibu lainnya," tandasnya.