89 Pelajar SMA Ikut Seleksi Duta Antihoaks Jakarta 2026

Selasa, 28 Juli 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 488

Duta antihoax jakarta 2026 ist

(Foto: Istimewa)

Sebanyak 89 dari 300 pelajar SMA yang mendaftar Duta Antihoaks Jakarta 2026, lolos mengikuti seleksi dan seminar literasi digital yang diselenggarakan Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, Selasa (28/7) di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat. 

Kepala Dinas Kominfotik DKI Jakarta, Marulina Dewi mengatakan, seminar literasi digital dan seleksi Duta Antihoaks Jakarta 2026 diselenggarakan sebagai langkah strategis mengedukasi masyarakat, khususnya kalangan muda di tengah masifnya arus informasi digital saat ini. 

Untuk mengedukasi masyarakat

​"Seminar dan seleksi Duta Antihoaks Jakarta ini untuk mengedukasi masyarakat, karena saat ini masifnya informasi yang tersebar luas," ujar Marulina Dewi.

Menurut Marulina Dewi, kegiatan ini tidak sekadar mencari Duta Antihoaks di kalangan anak muda, tapi juga bagian dari upaya meningkatkan kapasitas anak muda di Jakarta agar memiliki kemampuan cek fakta atas informasi yang beredar masif.

"Hari ini, 89 peserta yang lolos seleksi mengikuti seminar dan serangkaian tes tertulis untuk dipilih menjadi 50 peserta terbaik," jelasnya. 

​Dari 50 peserta terbaik, lanjut Marulina Dewi, pihaknya akan menetapkan satu pasangan siswa-siswi sebagai Duta Antihoaks Jakarta 2026, pada Oktober mendatang. 

"Sementara 48 peserta lainnya yang tereleminasi dapat mentransfer pengetahuan kepada teman-teman sejawat di media sosial, maupun lingkungan sekitarnya," paparnya. 

Ia juga mengingatkan anak muda di Jakarta agar tidak mudah terpancing dan menyaring informasi, sebelum membagikan melalui akun media sosial. 

Generasi muda diharapkan mampu berhenti sejenak guna mengobservasi kebenaran informasi yang diperoleh. 

"Pemprov DKI menyediakan sarana rujukan berupa platform Jala Hoaks termasuk kanal cek fakta milik Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta platform independen lainnya agar masyarakat semakin mahir dan terbiasa memverifikasi informasi secara mandiri," paparnya. 

Sementara, Anindita Dwi Erlinda, siswi kelas XI SMAN 86 Jakarta, bersyukur terpilih ikut seleksi Duta Antihoaks Jakarta 2026 dan mendapatkan pengalaman serta pengetahuan seputar cara mencegah hoaks bagi diri sendiri. 

"Saya juga siap menjadi agen perubahan menangkal informasi hoaks bagi lingkungan sekitar," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Kadis kominfotik marulina dewi rezap

Jalahoaks Sabet Penghargaan Dunia WSIS Prizes 2026

Selasa, 14 Juli 2026 814

Jalahoaks champion WSIS 2026

Jalahoaks Sukses Sabet Champion Project WSIS Prizes 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 766

Pelajar SLB 9 Jakarta Ikuti Diskusi Publik Hoaks

Pelajar SLB 9 Jakarta Diedukasi Waspada Hoaks

Senin, 24 Februari 2025 1741

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 3153

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1834

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 705

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1357

Dwi Rio Sambodo ketua pansus agraria ist

Pansus Reforma Agraria Matangkan Penyerahan Sertifikat Tanah Warga

Sabtu, 19 September 2026 601

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks