Jumat, 24 Juli 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 242
(Foto: Folmer)
Warga RW 05 Cempaka Putih Barat (CPB), Jakarta Pusat, berinovasi mengolah sampah botol plastik bekas menjadi berbagai kerajinan tangan, seperti gantungan kunci, replika mainan dan lainnya dengan menggunakan mesin Filamini dan printing 3D.
Lurah Cempaka Putih Barat, Ani Purnama mengatakan,mesin Filamini dan printing 3D diperoleh dari bantuan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) melalui Kemendiktisaintek bersama Universitas Mercu Buana yang diserahkan ke pihaknya, dua pekan silam.
Mempercepat proses pengurangan sampah anorganik
"Bantuan berupa mesin Filamen dan printing 3D sangat bermanfaat bagi warga, untuk mengolah sampah anorganik menjadi barang bernilai ekonomis," ujar Ani, Jumat (24/7).
Ia menjabarkan, pembuatan kerajinan tangan diawali proses pemilahan, pembersihan dan menggunting botol plastik bekas hingga membentuk lembaran tipis.
"Lembaran plastik dimasukkan ke mesin Filamini untuk diubah menjadi gulungan panjang sebagai bahan baku," ungkapnya.
Setelah bahan baku tersedia, lanjut Ani, mesin printing 3D dipakai untuk membuat desain berbagai jenis kerajinan tangan.
"Dari mesin printing 3D dihasilkan berbagai jenis suvenir berbahan plastik. Kami juga mendapatkan satu alat pres sampah plastik," paparnya.
Ia berharap, keberadaan ketiga alat pengolahan yang diperoleh dari bantuan CSR dapat dimanfaatkan untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap sampah plastik yang selama ini dibuang sembarangan.
"Kami optimis bantuan ketiga alat pengolahan plastik ini akan mempercepat proses pengurangan sampah anorganik di wilayah Cempaka Putih Barat," tandasnya.