Senin, 20 Juli 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 282
(Foto: Anita Karyati)
Sebanyak 111 personel gabungan melakukan penertiban dan penataan lahan di RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Upaya ini dilakukan untuk mempercepat pembangunan Jalan Tembus Kelapa Gading Timur menuju Terminal Pulo Gadung.
"Terdapat sembilan bidang bangunan yang ditertibkan"
Perwakilan Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Budiyana mengatakan, penataan lahan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung pembangunan infrastruktur sekaligus menegakkan aturan hukum. Sebelum pelaksanaan pengosongan, sosialisasi kepada warga terdampak telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu.
"Total terdapat sembilan bidang bangunan yang ditertibkan. Sebagian besar warga telah menerima uang kompensasi. Saat ini hanya tersisa satu bidang yang proses kompensasinya masih melalui mekanisme konsinyasi di pengadilan," ujarnya, Senin (20/7).
Budiyana mengingatkan seluruh petugas agar mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif selama proses penataan berlangsung. Petugas harus tetap menjalankan tugas sesuai ketentuan tanpa mengabaikan aspek kemanusiaan.
"Utamakan pendekatan humanis, tetap tegas namun simpatik. Hindari tindakan yang bersifat arogan serta jangan mudah terpancing provokasi maupun mengeluarkan ucapan yang dapat memicu emosi warga," terangnya.
Ia menjelaskan, pembangunan jalan tembus tersebut merupakan bagian dari program pemerintah untuk meningkatkan konektivitas antarkawasan sekaligus memberikan kepastian hukum dalam penataan ruang.
Menurutnya, jalan baru ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan dan memperlancar mobilitas masyarakat, khususnya yang melintasi wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur.
"Kegiatan berlangsung kondusif. Sejumlah alat berat dan personel telah disiagakan guna memastikan proses pembersihan material bangunan berjalan dengan lancar," ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Pegangsaan Dua, Sarmudi menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan penataan lahan tersebut. Sebab, pembangunan jalan tembus akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
"Pembangunan jalan tembus ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas serta memperlancar mobilitas warga di kawasan Pegangsaan Dua dan sekitarnya," ucapnya.
Sarmudi menambahkan, kegiatan penataan melibatkan 111 personel gabungan yang berasal dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Bina Marga, Dinas Perhubungan, PLN, serta petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Sebelum pelaksanaan di lapangan, seluruh personel mengikuti apel koordinasi untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan sesuai prosedur.
"Hingga saat ini proses pembongkaran dan pengangkutan material sisa bangunan masih berlangsung dengan pengamanan dari aparat gabungan untuk menjamin keamanan serta kelancaran kegiatan," tandasnya.