Jumat, 17 Juli 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 131
(Foto: Anita Karyati)
Sebanyak 20 pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu mengikuti pelatihan pembuatan kue di Rumah BUMN Pulau Pramuka. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi pihak Kelurahan Pulau Panggang dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Memberikan keterampilan praktis"
Lurah Pulau Panggang, Jamaluddin mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut. Kolaborasi ini menjadi upaya meningkatkan kapasitas pelaku UKM sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan oleh para peserta," ujarnya, Jumat (17/7).
Ia berharap, pelatihan ini mampu mendorong lahirnya lebih banyak produk kuliner khas Pulau Panggang yang berkualitas sehingga dapat mendukung sektor pariwisata dan meningkatkan perekonomian warga.
"InsyaAllah, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun agar pelaku usaha di Kepulauan Seribu semakin terampil dan terus memperoleh ilmu baru," terangnya.
Koordinator Rumah BUMN Kepulauan Seribu, Misbahul Anam menjelaskan, pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan sekaligus menginspirasi pelaku usaha, khususnya di bidang bakery yang dinilai masih memiliki peluang pasar cukup besar di Kepulauan Seribu.
"Melalui pelatihan ini kami ingin mendorong pelaku usaha makanan dan minuman menghadirkan produk bakery yang lebih beragam serta memiliki nilai jual tinggi," ungkapnya.
Menurutnya, usaha bakery di Pulau Pramuka masih terbatas sehingga peluang pengembangannya masih terbuka lebar.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mempraktikkan pembuatan donat bomboloni. Selain itu, mereka juga mendapatkan materi mengenai teknik pengemasan (packaging) produk agar lebih menarik dan memiliki daya saing.
"Peserta tidak hanya belajar memproduksi, tetapi juga memahami teknik pengemasan yang baik agar hasilnya tidak hanya dipasarkan kepada warga lokal, tetapi dapat menarik minat wisatawan yang berkunjung," ucapnya.
Sementara itu, salah seorang warga Kelurahan Pulau Panggang, Mumun (52) mengaku antusias mengikuti pelatihan tersebut karena materinya sangat bermanfaat untuk mengembangkan usaha kuliner yang sedang dijalaninya.
"Pelatihannya sangat menarik dan mudah dipahami. Saya jadi tahu cara membuat donat bomboloni dengan benar serta mengemasnya agar lebih menarik saat dijual. Ilmu ini akan segera saya terapkan dalam usaha saya," tandasnya.