Selasa, 07 Juli 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Andry 142
(Foto: Istimewa)
Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan LSP Pariwisata Nusantara menyelenggarakan Pelatihan dan sertifikasi Tenaga Kerja Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan skema Room Attendant di Habitare Rasuna Jakarta, pada 6 hingga 7 Juli 2026.
"Peran Room Attendant sangat krusial karena kualitas layanan mereka,"
Pelatihan ini diikuti oleh 40 peserta yang merupakan tenaga kerja di bidang perhotelan di wilayah DKI Jakarta. Selain materi teknis perhotelan, pelatihan ini juga membekali peserta dengan materi mengenai ‘Jakarta Kota Inklusif Ramah Disabilitas’.
Hal ini sejalan dengan visi pemerintah provinsi untuk menciptakan destinasi wisata yang inklusif, ramah, dan berkeadilan bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Selanjutnya, para peserta akan mengikuti uji kompetensi pada 8 Juli 2026.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata mengatakan, inisiatif ini dirancang sebagai upaya nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia pariwisata agar memiliki keterampilan teknis, kedisiplinan, dan orientasi pada pelayanan prima. Ia menegaskan pentingnya peran Room Attendant dalam ekosistem pariwisata.
"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas SDM pariwisata agar Jakarta memiliki tenaga kerja perhotelan yang profesional, kompeten, dan berdaya saing global. Peran Room Attendant sangat krusial karena kualitas layanan mereka secara langsung mempengaruhi kepuasan tamu dan reputasi destinasi pariwisata Jakarta," ungkapnya, Selasa (7/7).
Kepala Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Endrati Fariani menyampaikan, terdapat peningkatan standar kurikulum yang diterapkan dalam penyelenggaraan tahun ini. Ia menyebut pelatihan kali ini menggunakan standar internasional.
“Berbeda dari pelatihan sebelumnya, kurikulum yang digunakan kali ini mengacu pada Toolbox ASEAN, yang merupakan standar tertinggi dalam pendidikan pariwisata dan perhotelan di Asia Tenggara," ujarnya.
Ia menilai, kolaborasi strategis menjadi kunci dalam memastikan output pelatihan yang berkualitas. Maka itu, pihaknya bekerja sama dengan LSP Pariwisata Nusantara untuk memastikan proses pelatihan hingga sertifikasi menghasilkan tenaga kerja yang tidak hanya kompeten, tetapi juga siap kerja dan mampu beradaptasi dengan perkembangan industri yang terus berkembang.
“Melalui kegiatan ini, Disparekraf DKI Jakarta berharap dapat mencetak tenaga kerja profesi Room Attendant yang memiliki keterampilan praktis mumpuni serta pemahaman menyeluruh, sehingga dapat mendukung peningkatan daya saing destinasi pariwisata di Jakarta secara berkelanjutan,” tandasnya.