Kamis, 02 Juli 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 148
(Foto: Folmer)
Koperasi Pegawai Pemerintah Daerah (KPPD) DKI Jakarta, Kamis (2/7), meresmikan Rumah Kos Griya Kebon Sirih 2 di Jalan Kebon Sirih Barat I, RT 09/RW 02 Kelurahan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat.
Peresmian rumah kos ini dilakukan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Michael Rolandi Cesnanta Brata. Turut hadir Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Premi Lasari.
Membuka peluang pertumbuhan usaha yang lebih sehat,
Michael Rolandi mengatakan, kehadiran fasilitas hunian ini merupakan bukti nyata bahwa KPPD DKI Jakarta mampu berkembang secara inovatif, adaptif dan profesional guna menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi lembaga.
"Saya mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada KPPD DKI yang telah berkontribusi mewujudkan pembangunan rumah kos ini," ujarnya.
Menurutnya, pembangunan rumah kos merupakan langkah visioner karena menjadi sumber pendapatan baru bagi KPPD DKI selain dari usaha simpan pinjam.
"Investasi rumah kos membuka peluang pertumbuhan usaha yang lebih sehat, berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi seluruh anggota KPPD DKI Jakarta," tukasnya.
Ia menuturkan, Pemprov DKI Jakarta senantiasa mendorong berbagai bentuk kolaborasi yang mampu menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat, termasuk penyediaan hunian yang memadai.
"Kami berharap rumah kos ini dapat menjadi contoh bahwa koperasi tidak hanya berorientasi kepada keuntungan usaha, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas," tuturnya.
Sementara, Ketua KPPD Provinsi DKI Jakarta, Sutrasno mengungkapkan, pembangunan Rumah Kos Griya Kebon Sirih 2 merupakan keputusan rapat anggota koperasi.
Rumah kos ini, jelasnya, dibangun di atas lahan seluas 374 meter persegi dengan kapasitas 51 kamar dengan harga sewa bervariasi antara Rp 3,3 hingga 3,7 juta per bulan.
"Pengembangan usaha rumah kos merupakan salah satu upaya menambah pendapatan tetap, selain bertumpu dari usaha simpan pinjam," tandasnya.