Rabu, 01 Juli 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 197
(Foto: Fakhrizal Fakhri)
Malam final Pemilihan Abang None (Abnon) Cilik 2026 berlangsung meriah di Pasar Seni Ancol, Jakarta Utara, Minggu (28/6). Sebanyak 132 finalis dari berbagai wilayah di Jakarta tampil menunjukkan bakat, kemampuan berbicara, serta pengetahuan tentang budaya Betawi di hadapan dewan juri dan ribuan penonton.
Para finalis yang terbagi dalam tiga kategori usia tersebut merupakan peserta terbaik yang lolos dari 336 anak yang mengikuti audisi di Plaza Kalibata. Mereka bersaing memperebutkan gelar Abang dan None Cilik 2026 dalam kompetisi yang mengedepankan kecintaan terhadap budaya Betawi.
"Mencintai budaya Betawi,"
Ajang yang digagas Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) bekerja sama dengan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk ini menjadi bagian dari rangkaian Jakalcer Fest dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta sekaligus HUT ke-50 LKB.
Pada babak final, peserta mengikuti berbagai tahapan penilaian hingga akhirnya terpilih lima pasang pemenang di setiap kategori usia, terdiri atas Juara I, Wakil I, Wakil II, Harapan I, dan Harapan II untuk kategori Abang maupun None.
Suasana Pasar Seni Ancol semakin semarak oleh antusiasme ribuan pendukung yang memadati lokasi acara.
Koordinator Abang None Cilik, Ahmad Faisal Ridwan menjelaskan, proses penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri atas Ferdeo, Salman Ali Farabi, Eske Masayu Ineejeane Vantia, Zeezee Shahab, Restu Maulida Hasanah, Rika Lestari, H Ahmad Supandi dari LKB, serta dirinya.
Menurut Ahmad, penilaian berfokus pada empat aspek utama, yakni penampilan dan tata busana, keberanian serta ekspresi di atas panggung, pengetahuan dasar budaya Betawi, serta kejelasan artikulasi saat berbicara.
"Kami menilai peserta berdasarkan empat aspek utama, yaitu penampilan dan tata busana, keberanian serta ekspresi panggung, pengetahuan dasar budaya Betawi, dan kejelasan artikulasi saat berbicara," ujar Ahmad, Rabu (1/7).
Di balik kompetisi tersebut, tersimpan sejumlah kisah inspiratif. Salah satunya datang dari Misi Utami yang tetap setia mendampingi putrinya, Mendhayu Alunan Surga (13), sejak audisi hingga malam final meski harus menggunakan kursi roda. Dukungan itu membuahkan hasil setelah Mendhayu berhasil meraih Juara Harapan II Kategori C.
Dikatakan Misi, putrinya memang memiliki kecintaan terhadap budaya Betawi. Ia berharap, ajang ini menjadi motivasi bagi Mendhayu untuk semakin mendalami sejarah Betawi sekaligus mengasah kemampuan berbahasa Inggris.
"Alhamdulillah anak saya bisa meraih Juara Harapan II. Mudah-mudahan tahun depan dia bisa belajar lebih giat lagi mendalami sejarah budaya Betawi dan semakin lancar berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Tadi dia menjawab pertanyaan para juri menggunakan bahasa Inggris, artinya dia juga menunjukkan bakat lainnya. Kalau soal kecintaannya, sudah pasti pada budaya Betawi, bahasa Betawi, dan tentunya sejarah Betawi," jelas Misi.
Kisah membanggakan lainnya datang dari Faizal Akbar (44), ayah dari Khairi dan Almair yang dikenal melalui akun media sosial 'Pitung' dan 'Ji'ih'. Dalam ajang ini, Khairi berhasil meraih Wakil II Kategori C, sedangkan Almair menyabet Juara I Kategori B.
Faizal menambahkan, kedua anaknya mengikuti Abang None Cilik atas keinginan sendiri. Selama lebih dari satu tahun, mereka aktif membuat konten mengenai budaya Betawi di media sosial dan mempersiapkan diri dengan mempelajari sejarah Betawi, pencak silat, serta pengetahuan umum.
"Anak-anak memang sudah senang dengan budaya Betawi dan membuat konten tentang Betawi sejak lebih dari setahun lalu. Harapan saya, mereka bisa terus memperkenalkan budaya Betawi kepada teman-teman sebayanya. Generasi muda inilah yang nantinya akan meneruskan dan memajukan budaya Betawi di masa depan," ucap Faizal.
Ketua Panitia Abang None Cilik 2026, Zeezee Shahab mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara LKB, Ancol, Plaza Kalibata, para peserta, dan orang tua menjadi kunci sukses penyelenggaraan tahun ini.
"Alhamdulillah, saya senang dan bangga acara ini bisa terselenggara dengan baik dan lancar berkat dukungan semua pihak. Insya Allah, Abang None Cilik bisa menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan," ujar Zeezee.
Sementara itu, Ketua Umum LKB, Beky Mardani menegaskan, Abang None Cilik akan terus dikembangkan sebagai agenda tahunan hasil kolaborasi LKB dan Ancol. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi muda untuk mengenal, melestarikan, dan mengembangkan budaya Betawi.
"Kami bersama Ancol akan menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin setiap tahun. Tahun ini menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan penyelenggaraan ke depan, sekaligus memperkuat pembinaan generasi muda agar semakin mengenal dan mencintai budaya Betawi," kata Beky.
Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Lies Hartono atau Cak Lontong berharap, Pasar Seni Ancol kembali menjadi pusat aktivitas seni dan budaya seperti masa kejayaannya. Menurutnya, penyelenggaraan berbagai kegiatan budaya akan menarik lebih banyak masyarakat untuk kembali menghidupkan kawasan tersebut.
"Dulu Pasar Seni ramai karena banyak yang datang. Sekarang tugas kita adalah membuat semakin banyak orang tahu dengan menghadirkan berbagai macam kegiatan yang bisa mengundang orang banyak, seperti Abang None Cilik ini. Kalau semakin banyak yang tahu, maka semakin banyak pula yang datang, dan Pasar Seni bisa kembali hidup seperti masa kejayaannya," tutur Cak Lontong.
Berikut Daftar Pemenang Abang None Cilik 2026:
Kategori A (Usia 5–8 Tahun)
- Juara I: Abang 109 – None 89
- Wakil I: Abang 05 – None 53
- Wakil II: Abang 146 – None 108
- Harapan I: Abang 19 – None 90
- Harapan II: Abang 09 – None 72
Kategori B (Usia 9–12 Tahun)
- Juara I: Abang 26 – None 21
- Wakil I: Abang 86 – None 125
- Wakil II: Abang 85 – None 91
- Harapan I: Abang 72 – None 92
- Harapan II: Abang 89 – None 115
Kategori C (Usia 13–16 Tahun)
- Juara I: Abang 51 – None 25
- Wakil I: Abang 18 – None 38
- Wakil II: Abang 28 – None 50
- Harapan I: Abang 56 – None 14
- Harapan II: Abang 55 – None 16