Dewan Dorong Pengelola Gedung Sediakan Kantong Parkir Khusus Ojol

Kamis, 25 Juni 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 114

IMG 20260625 WA0101

(Foto: Doc)

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Al Fatih menyambut baik rencana Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta yang berkolaborasi dengan komunitas ojek online (ojol), operator aplikasi, dan pengelola gedung untuk menyediakan kantong parkir khusus bagi pengemudi ojol.

Menurutnya, langkah tersebut perlu segera direalisasikan karena dapat menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan yang kerap dipicu kendaraan ojol yang berhenti atau menunggu penumpang di badan jalan.

Perlu segera diimplementasikan

“Langkah ini perlu segera diimplementasikan karena dapat menjadi salah satu solusi nyata untuk mengurangi kemacetan yang selama ini dipicu oleh kendaraan ojol yang berhenti atau menunggu penumpang secara sembarangan di badan jalan,” ujar Al Fatih, Kamis (25/6).

Meski demikian, ia menilai, penyediaan kantong parkir tidak boleh hanya difokuskan di kawasan perkantoran dan pusat perbelanjaan. Pemprov DKI, kata Al Fatih, juga perlu mendorong ketersediaan area parkir dan ruang tunggu yang memadai di lokasi dengan mobilitas tinggi seperti terminal, stasiun, halte transportasi umum, rumah sakit, hingga pusat pelayanan publik.

"Selama ini penumpukan kendaraan online di lokasi-lokasi tersebut juga menjadi salah satu penyebab kemacetan," katanya.

Al Fatih juga mendorong para pemilik gedung untuk ikut menyediakan kantong parkir yang layak sebagai bentuk dukungan terhadap ketertiban lalu lintas di ibu kota. Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah, pengelola gedung, dan operator aplikasi menjadi kunci agar kebijakan ini dapat berjalan efektif.

Selain itu, ia turut mendorong para aplikator memperbanyak shelter atau ruang tunggu ojol yang terintegrasi, terutama di titik rawan kemacetan dan fasilitas publik milik Pemprov DKI.

"Dengan adanya shelter yang jelas, proses menunggu penumpang menjadi lebih tertib, aman, dan tidak mengganggu arus lalu lintas," imbuhnya.

Di sisi lain, Al Fatih mengingatkan agar kantong parkir yang disediakan tidak disalahgunakan menjadi area parkir gratis dalam waktu lama atau digunakan di luar peruntukannya. Sebab itu, diperlukan aturan yang jelas, pengawasan yang konsisten, serta komitmen dari seluruh pihak agar fasilitas tersebut mendukung kelancaran mobilitas warga.

Ia juga mengajak para pengemudi ojol untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan area shelter maupun kantong parkir yang telah disediakan.

"Fasilitas yang baik harus diiringi dengan budaya disiplin, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas dan menciptakan Jakarta yang lebih tertib, nyaman, serta bebas dari kemacetan yang tidak perlu," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dishub ojol ppid ist2

Dishub DKI Bakal Gandeng Pengelola Gedung Siapkan Ruang Parkir Khusus Ojol

Senin, 22 Juni 2026 284

IMG 20260621 WA0051

Dishub-Komunitas Ojol Perkuat Kolaborasi Wujudkan Ketertiban Lalu Lintas

Minggu, 21 Juni 2026 322

Pengelola Terminal Bus Kampung Rambutan deklarasi bersama ojol menjaga keamanan dan kebersihan

Pengelola Terminal Bus Kampung Rambutan Gandeng Ojol Jaga Jakarta

Senin, 01 September 2025 1171

BERITA POPULER
MRT Jam operasional jati

Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

Rabu, 24 Juni 2026 1122

1000387441

84 Kendaraan Ikut Uji Emisi di Kantor Wali Kota Jakbar

Kamis, 25 Juni 2026 401

600 Substrat Karang Dilepas di Perairan Pulau Pari anita

2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

Selasa, 23 Juni 2026 735

100 5

Atasi Masalah Hunian, Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun

Rabu, 24 Juni 2026 493

Gebyar seni budaya setubabakan nur

Rayakan HUT Ke-499 Jakarta, Setu Babakan Gelar Gebyar Seni Budaya

Sabtu, 20 Juni 2026 819

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks