Dewan Dorong Pengelola Gedung Sediakan Kantong Parkir Khusus Ojol

Kamis, 25 Juni 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 636

IMG 20260625 WA0101

(Foto: Doc)

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Al Fatih menyambut baik rencana Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta yang berkolaborasi dengan komunitas ojek online (ojol), operator aplikasi, dan pengelola gedung untuk menyediakan kantong parkir khusus bagi pengemudi ojol.

Menurutnya, langkah tersebut perlu segera direalisasikan karena dapat menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan yang kerap dipicu kendaraan ojol yang berhenti atau menunggu penumpang di badan jalan.

Perlu segera diimplementasikan

“Langkah ini perlu segera diimplementasikan karena dapat menjadi salah satu solusi nyata untuk mengurangi kemacetan yang selama ini dipicu oleh kendaraan ojol yang berhenti atau menunggu penumpang secara sembarangan di badan jalan,” ujar Al Fatih, Kamis (25/6).

Meski demikian, ia menilai, penyediaan kantong parkir tidak boleh hanya difokuskan di kawasan perkantoran dan pusat perbelanjaan. Pemprov DKI, kata Al Fatih, juga perlu mendorong ketersediaan area parkir dan ruang tunggu yang memadai di lokasi dengan mobilitas tinggi seperti terminal, stasiun, halte transportasi umum, rumah sakit, hingga pusat pelayanan publik.

"Selama ini penumpukan kendaraan online di lokasi-lokasi tersebut juga menjadi salah satu penyebab kemacetan," katanya.

Al Fatih juga mendorong para pemilik gedung untuk ikut menyediakan kantong parkir yang layak sebagai bentuk dukungan terhadap ketertiban lalu lintas di ibu kota. Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah, pengelola gedung, dan operator aplikasi menjadi kunci agar kebijakan ini dapat berjalan efektif.

Selain itu, ia turut mendorong para aplikator memperbanyak shelter atau ruang tunggu ojol yang terintegrasi, terutama di titik rawan kemacetan dan fasilitas publik milik Pemprov DKI.

"Dengan adanya shelter yang jelas, proses menunggu penumpang menjadi lebih tertib, aman, dan tidak mengganggu arus lalu lintas," imbuhnya.

Di sisi lain, Al Fatih mengingatkan agar kantong parkir yang disediakan tidak disalahgunakan menjadi area parkir gratis dalam waktu lama atau digunakan di luar peruntukannya. Sebab itu, diperlukan aturan yang jelas, pengawasan yang konsisten, serta komitmen dari seluruh pihak agar fasilitas tersebut mendukung kelancaran mobilitas warga.

Ia juga mengajak para pengemudi ojol untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan area shelter maupun kantong parkir yang telah disediakan.

"Fasilitas yang baik harus diiringi dengan budaya disiplin, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas dan menciptakan Jakarta yang lebih tertib, nyaman, serta bebas dari kemacetan yang tidak perlu," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dishub ojol ppid ist2

Dishub DKI Bakal Gandeng Pengelola Gedung Siapkan Ruang Parkir Khusus Ojol

Senin, 22 Juni 2026 479

IMG 20260621 WA0051

Dishub-Komunitas Ojol Perkuat Kolaborasi Wujudkan Ketertiban Lalu Lintas

Minggu, 21 Juni 2026 542

Pengelola Terminal Bus Kampung Rambutan deklarasi bersama ojol menjaga keamanan dan kebersihan

Pengelola Terminal Bus Kampung Rambutan Gandeng Ojol Jaga Jakarta

Senin, 01 September 2025 1292

BERITA POPULER
Munjirin Pimpin Panen Sayur sekolah nur

Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

Jumat, 14 Agustus 2026 8692

Gubernur pramono MUI rezap

Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

Selasa, 11 Agustus 2026 13151

Pemilik bangunan ubah saluran ist

Pemkot Jaksel Tegur Pemilik Bangunan Langgar Aturan

Jumat, 14 Agustus 2026 2084

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset dan Optimalisasi Anggaran 2026

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

Jumat, 14 Agustus 2026 1875

IMG 20260812 WA0088

Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

Rabu, 12 Agustus 2026 1731

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks