Rabu, 24 Juni 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 264
(Foto: Nurito)
Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur berhasil memadamkan kebakaran di dua lokasi Kecamatan Duren Sawit.
"Tidak ada korban jiwa maupun luka"
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid mengatakan, kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 03.39 WIB di Jalan Laut Banda Nomor 9, RT 01/01, Kelurahan Duren Sawit.
"Kobaran api menghanguskan tiga rumah tinggal yang juga digunakan sebagai tempat penyimpanan barang bekas," ujarnya, Rabu (24/6).
Wahid menjelaskan, sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran dengan jumlah 70 personel dikerahkan ke lokasi. Seluruh proses penanganan kebakaran dinyatakan tuntas pukul 05.32 WIB.
"Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa kebakaran di lokasi ini," terangnya.
Ia menambahkan, dalam waktu hampir bersamaan juga terjadi kebakaran di Jalan Arabika, RT 02/07, Kelurahan Pondok Kopi. Si jago merah membakar dua unit rumah kontrakan seluas sekitar 300 meter persegi milik Sayadi yang diduga dipicu arus pendek listrik.
"Kami mengerahkan 12 unit mobil pemadam dengan kekuatan 60 personel ke lokasi. Proses pemadaman selesai pukul 05.55, tidak ada korban jiwa maupun luka," ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Duren Sawit, Santi Nur Rifiandini menuturkan, ada delapan Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 18 jiwa yang menjadi penyintas kebakaran di wilayah kerjanya.
"Saat ini mereka diungsikan sementara di Majelis Taklim Subbannur Rosyidin, RT 01/01 yang lokasinya tidak jauh dari lokasi kebakaran," bebernya.
Ia memastikan, pihak kelurahan sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), serta Suku Dinas Sosial Jakarta Timur untuk penyaluran bantuan bagi penyintas kebakaran.
Santi menyampaikan apresiasi kepada jajaran Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur yang bergerak cepat sehingga api tidak merembet ke bangunan lain dan menimbulkan kerugian yang lebih banyak.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap instalasi listrik di rumah agar kejadian serupa tidak terulang," tandasnya.