Rabu, 24 Juni 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 140
(Foto: Anita Karyati)
Penataan Kawasan Unggulan Triwulan II di Jalan Sarang Bango, RT 09/05, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara sudah tuntas dikerjakan. Kawasan yang sebelumnya dikenal kumuh dan tidak terawat kini bertransformasi menjadi lingkungan yang lebih bersih, asri, dan estetik.
"Semakin indah dan estetik"
Lurah Marunda, Victor Hotma Parulian Deo mengatakan, lokasi tersebut sebelumnya kerap dipenuhi tumpukan sampah, rumput liar, genangan air, serta aksi vandalisme yang mengganggu pemandangan.
"Saat ini kondisinya sudah semakin indah dan estetik dengan adanya mural bertemakan alam dan kebudayaan lokal. Kami juga melakukan penghijauan dengan menanam berbagai jenis tanaman hias," ujarnya, Rabu (24/6).
Victor menjelaskan, penataan juga dilakukan pada tembok sepanjang 50 meter dengan tinggi 1,5 meter di lokasi tersebut dengan pembuatan mural yang menampilkan berbagai ikon wilayah dan kearifan lokal, seperti Rumah Si Pitung, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), pemandangan laut, serta ornamen khas Betawi.
Menurutnya, mural tersebut tidak hanya berfungsi memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan promosi wilayah bagi masyarakat yang melintas.
"Selain untuk memperindah lingkungan, mural ini juga bertujuan menyampaikan pesan edukatif sekaligus memperkenalkan potensi wilayah kepada masyarakat," terangnya.
Ia memaparkan, di lokasi penataan juga ditanam berbagai tanaman hias yang berasal dari hasil pembibitan penataan kawasan sebelumnya. Untuk mempercantik suasana pada malam hari, sejumlah lampu hias dipasang di sepanjang area tersebut.
Victor menuturkan, pengerjaan penataan dilakukan secara intensif sejak akhir April lalu dengan melibatkan 10 petugas Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) setiap hari.
"Proses pengerjaan dilakukan secara bergiliran dan saat ini sudah rampung 100 persen," ungkapnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk turut menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun. Pihak kelurahan tidak akan segan memberikan sanksi kepada siapa pun yang terbukti merusak fasilitas publik atau melakukan vandalisme.
"Kami berharap penataan ini dapat meningkatkan kualitas lingkungan serta mendukung terwujudnya wilayah Marunda yang lebih asri dan berkelanjutan," imbuhnya.
Sementara itu, salah seorang warga Rorotan yang setiap hari melintasi Jalan Sarang Bango, Aulia Kemala (30) mengaku terkesan dengan wajah baru kawasan tersebut.
"Sekarang jadi lebih rapi, bersih, dan tertata. Saya sangat mengapresiasi serta mendukung penataan ini. Sekarang kalau lewat sini rasanya tidak bosan karena ada mural-mural yang bagus," tandasnya.