Senin, 22 Juni 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 210
(Foto: Fakhrizal Fakhri)
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Masyarakat Jakarta Mohammad Husni Thamrin (Permata MHT) mengadakan ziarah dan tabur bunga di makam Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di TPU Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (22/6).
Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Permata MHT yang bertepatan dengan HUT ke-499 Kota Jakarta.
"sosok yang mempersatukan,"
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan doa dan tahlil yang dipimpin Kiai Mari'e Marzuki, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan sejarah perjuangan Mohammad Husni Thamrin oleh Beky Mardani.
Ziarah tersebut dihadiri jajaran pengurus DPP Permata MHT, antara lain Muhammad Nuh, Supli Ali, dan Hamzah. Selain itu, hadir pula para Koordinator Wilayah Permata MHT se-DKI Jakarta, keluarga besar Mohammad Husni Thamrin, Sylviana Murni, Azis Kafia, serta sejumlah tokoh agama, di antaranya Kiai Mahfudz Asirun dan Kiai Yusuf Aman yang juga menjabat Ketua FKUB DKI Jakarta sekaligus Wakil Ketua MUI DKI Jakarta.
Ketua Umum DPP Permata MHT, Marullah Matali mengatakan, peringatan HUT ke-50 organisasi menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat perjuangan Mohammad Husni Thamrin sebagai tokoh pemersatu masyarakat Jakarta sekaligus inspirasi bagi generasi muda Betawi.
“Mohammad Husni Thamrin adalah sosok yang mempersatukan kita. Apa pun kebaikan yang dilakukan untuk sebesar-besarnya kemaslahatan masyarakat akan terus dikenang. Itulah warisan perjuangan yang harus menjadi teladan bagi seluruh keluarga besar Permata MHT dan masyarakat Jakarta,” ujar Marullah.
Menurutnya, penggunaan nama Mohammad Husni Thamrin pada Permata MHT merupakan bentuk penghormatan atas jasa besar sang pahlawan yang telah mengabdikan hidupnya bagi masyarakat, bangsa, dan Kota Jakarta.
Sementara itu, Beky Mardani mengingatkan kembali perjalanan perjuangan Mohammad Husni Thamrin, mulai dari anggota Dewan Kota Batavia, anggota Volksraad, hingga mendirikan organisasi Kaum Betawi yang mengantarkan keterwakilan masyarakat Betawi dalam Kongres Pemuda 1928.
Ia juga menyoroti kiprah Thamrin dalam membela rakyat kecil, memperjuangkan penggunaan istilah ‘Indonesia’, serta mendorong pembangunan kampung-kampung Betawi.
“Mohammad Husni Thamrin bukan hanya tokoh Betawi, tetapi juga tokoh bangsa. Seluruh perjuangannya selalu berpihak kepada rakyat dan tetap relevan hingga hari ini,” kata Beky.
Sementara, Ketua Dewan Pembina DPP Permata MHT, Fauzi Bowo menambahkan, nilai-nilai perjuangan Mohammad Husni Thamrin masih sangat relevan meski Jakarta kini menghadapi tantangan yang berbeda.
“Kondisi Jakarta hari ini memang berbeda dengan masa perjuangan Mohammad Husni Thamrin. Namun semangat beliau tetap relevan, bahkan melampaui zamannya. Mari jadikan perjuangan beliau sebagai inspirasi untuk menjaga, mengawal, dan membangun kota yang kita cintai,” ucap Fauzi Bowo.
Melalui kegiatan ziarah ini, DPP Permata MHT berharap semangat perjuangan Mohammad Husni Thamrin terus hidup dan menjadi inspirasi dalam memperkuat persatuan masyarakat Betawi serta mendorong kontribusi nyata bagi kemajuan Jakarta menjelang usia lima abad.