Senin, 22 Juni 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 160
(Foto: Reza Pratama Putra)
Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Akmal Malik mengapresiasi berbagai capaian yang berhasil diraih Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga stabilitas ekonomi dan harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat.
Hal itu disampaikan Akmal saat menghadiri rapat paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (22/6). Dalam kesempatan tersebut, dirinya mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas lain.
"Jakarta hampir mendekati lima abad,"
Akmal menyampaikan ucapan selamat atas perjalanan panjang Jakarta yang kini mendekati usia lima abad. Menurut dia, Jakarta telah bertransformasi dari sebuah pelabuhan penting menjadi pusat pemerintahan, ekonomi, budaya, sekaligus simpul konektivitas nasional yang memberikan kontribusi besar bagi pembangunan Indonesia.
"Selaku pemerintah pusat, Kemendagri mengucapkan selamat atas pencapaian umur Kota Jakarta yang hampir mendekati lima abad ini," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi Pemprov DKI dan seluruh warga yang terus berkontribusi bagi kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dikatakan Akmal, keberhasilan Jakarta sebagai kota global tercermin dari kemampuannya menjaga stabilitas ekonomi daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi tahunan DKI pada akhir 2025 tercatat sebesar 2,63 persen dan berada dalam rentang sasaran pengendalian inflasi nasional.
Selain dari sisi ekonomi, Jakarta juga dinilai berhasil menjaga kehidupan sosial yang harmonis di tengah keberagaman. Sebagai kota yang dihuni masyarakat dari berbagai suku, agama, dan latar belakang budaya, Jakarta merupakan miniatur Indonesia yang sesungguhnya.
Akmal menerangkan, berbagai forum kerukunan umat beragama, kolaborasi lintas komunitas, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan telah menjadi fondasi penting dalam menjaga kohesi sosial masyarakat.
"Semangat gotong royong dan kebersamaan yang tumbuh di tengah keberagaman merupakan modal sosial yang sangat berharga bagi pembangunan daerah," katanya.
Meski demikian, Akmal mengingatkan, Jakarta masih menghadapi sejumlah tantangan perkotaan yang semakin kompleks. Salah satu yang perlu mendapat perhatian serius adalah ketahanan pangan.
Menurutnya, sebagai kota metropolitan dengan jumlah penduduk yang besar, kebutuhan pangan Jakarta terus meningkat, sementara ketersediaan lahan pertanian semakin terbatas akibat pesatnya perkembangan kawasan perkotaan.
Sebab itu, Kemendagri mengapresiasi berbagai inovasi yang dilakukan Pemprov DKI untuk memperkuat ketahanan pangan, termasuk melalui pengembangan urban farming atau pertanian perkotaan.
"Urban farming bukan sekadar aktivitas bercocok tanam di lingkungan kota, tetapi merupakan gerakan sosial yang membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya kemandirian pangan, keberlanjutan lingkungan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat perkotaan," tuturnya.
Akmal juga menegaskan, penguatan ketahanan pangan harus menjadi kerja bersama yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, serta seluruh elemen masyarakat.
Ia berharap, Jakarta tidak hanya berkembang sebagai kota yang maju secara ekonomi, tetapi juga menjadi kota yang harmonis, tangguh, dan mampu memberikan kualitas hidup yang semakin baik bagi seluruh warganya.
"Akhir kata, sekali lagi saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta," tandasnya.