Kamis, 18 Juni 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 121
(Foto: Nurito)
Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin bersama jajaran melakukan ziarah ke makam Pangeran Jayakarta di Jalan Jatinegara Kaum, Kecamatan Pulo Gadung menjelang peringatan HUT ke-499 Jakarta.
"Tradisi seperti ini tidak boleh hilang"
Munjirin yang mengenakan pakaian serba hitam tampak khusyuk memanjatkan doa di pusara Pangeran Jayakarta, sosok yang dikenal sebagai pendiri Jakarta. Doa bersama kemudian dilanjutkan oleh para pejabat dan tamu undangan yang hadir secara bergantian.
Munjirin mengatakan, ziarah ke makam Pangeran Jayakarta merupakan bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang sudah berjasa dalam sejarah berdirinya Jakarta.
"Alhamdulillah, seluruh jajaran pemerintah kota dan Muspiko dapat hadir dalam ziarah ke Makam Pangeran Jayakarta. Kegiatan ini merupakan bentuk doa dan rasa syukur dalam rangka memperingati HUT ke-499 Jakarta," ujarnya, Kamis (18/6).
Ia bersyukur rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan dihadiri para ahli waris Pangeran Jayakarta. Momentum tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan keluarga besar keturunan Pangeran Jayakarta.
Munjirin menjelaskan, tradisi ziarah ini harus terus dilestarikan sebagai bentuk penghargaan terhadap sejarah dan para pendiri Jakarta.
"Tradisi seperti ini tidak boleh hilang. Siapa pun pemimpinnya dan siapa pun wali kotanya, harus dapat meneruskan tradisi yang sudah diwariskan dari generasi ke generasi," terangnya.
Sementara itu, Ketua DKM Masjid As Salafiyah Jatinegara Kaum sekaligus keturunan Pangeran Jayakarta, KH Raden Manaf mengapresiasi konsistensi jajaran Pemerintah Kota Jakarta Timur dan Muspiko setempat yang setiap tahun melaksanakan ziarah dan mendoakan para leluhur pendiri Jakarta.
"Kami sangat bersyukur dengan perhatian yang terus diberikan kepada para pendiri Jakarta. Salah satunya melalui ziarah dan mendoakan mereka," ungkapnya.
Menurutnya, keluarga besar dan paguyuban keturunan Pangeran Jayakarta yang hingga kini masih banyak bermukim di sekitar kawasan Jatinegara Kaum memiliki tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai budaya dan sejarah yang diwariskan para leluhur.
Ia berharap, tradisi haul dan ziarah Pangeran Jayakarta dapat terus berlangsung sebagai pengingat akan pentingnya menjaga persatuan serta mendoakan keselamatan Jakarta.
"Sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk mendoakan agar Jakarta senantiasa aman, nyaman, dan tenteram. Karena itu diperlukan kerja sama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga dan membangun kota ini," tandasnya.