Rabu, 17 Juni 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 184
(Foto: Fakhrizal Fakhri)
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan Aktualisasi Nilai-Nilai Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H/2026 M di Masjid Fatahillah, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (17/6).
Kegiatan yang diikuti aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta itu menghadirkan Ustaz Subki Al-Bughury sebagai penceramah dengan tema “Meneladani Hijrah: Efisiensi dalam Bekerja, Optimal dalam Melayani.”
"Spirit hijrah adalah spirit perubahan,"
Dalam tausiyahnya, Ustaz Subki menjelaskan, hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perubahan menuju kondisi yang lebih baik. Sebab itu, peristiwa hijrah dijadikan penanda awal tahun dalam kalender Islam.
Menurutnya, nilai-nilai hijrah sangat relevan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
“Spirit hijrah adalah spirit perubahan. Orang yang berhijrah dengan iman akan mendapatkan rahmat Allah dan derajat yang tinggi di sisi-Nya,” ujarnya.
Ia mengingatkan, dunia merupakan tempat untuk beramal dan mengabdi. Sehingga setiap pekerjaan hendaknya dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta diniatkan sebagai bentuk ibadah.
“Kalau kerja diniatkan untuk mendapatkan rida Allah, maka kita akan berusaha melaksanakan pekerjaan sebaik-baiknya. Melayani masyarakat juga bisa menjadi jalan meraih pahala,” katanya.
Ustaz Subki juga mengajak para ASN melakukan perubahan dalam empat aspek kehidupan, yaitu penguatan akidah (inqilab i'tiqadi), perubahan pola pikir (inqilab fikri), perubahan hati dan perasaan (inqilab syu'uri), serta perubahan perilaku (inqilab suluki).
Ia menilai perubahan pola pikir menjadi salah satu kunci mewujudkan pelayanan publik yang optimal. ASN perlu memandang tugas yang dijalankan bukan sekadar pekerjaan, melainkan amanah yang harus ditunaikan dengan ikhlas.
“Bahkan Allah membanggakan manusia yang mampu meninggalkan kenikmatan duniawi untuk beribadah dan melayani,” jelasnya.
Ia menambahkan, pekerjaan sekecil apa pun akan bernilai ibadah apabila dilakukan dengan niat yang baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Seperti urusan sampah, jika diniatkan untuk mengatasi persoalan sampah yang menggunung dan memberikan manfaat bagi lingkungan, maka itu juga bernilai pahala di sisi Allah,” tandasnya.
Melalui peringatan Tahun Baru Islam ini, ASN Pemprov DKI Jakarta diharapkan menjadikan semangat hijrah sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja, memperkuat integritas, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin efektif dan optimal bagi masyarakat.