DPRD DKI Kawal Implementasi Gerakan Pemilahan Sampah dari Sumber

Senin, 15 Juni 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 887

Warga Cipayung Pilah Sampah jati

(Foto: Nugroho Sejati)

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Manuara Siahaan optimistis implementasi Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber dapat membantu mengurangi volume sampah secara bertahap.

Menurut Manuara, Pemprov DKI Jakarta telah menyosialisasikan kebijakan tersebut melalui wali kota kepada jajaran camat, lurah, RT/RW, hingga Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK).

"DPRD ikut mengakselerasi,"

DPRD DKI, kata Manuara, turut mengakselerasi pelaksanaannya agar target pengelolaan sampah yang dicanangkan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dapat tercapai.

"Sudah disosialisasikan oleh Pak Gubernur melalui wali kota hingga ke tingkat RT/RW dan LMK. Saat ini sedang berproses, dan kami di DPRD ikut mengakselerasi agar pelaksanaannya berjalan sesuai harapan," ujar Manuara, Senin (15/6).

Ia menjelaskan, DPRD terus memantau pelaksanaan Ingub tersebut melalui kegiatan reses. Dalam setiap kesempatan, pihaknya juga aktif menyosialisasikan pentingnya pemilahan sampah kepada masyarakat melalui RT/RW, LMK, serta perangkat kelurahan.

Namun demikian, Manuara mengakui masih terdapat sejumlah kendala di lapangan, terutama terkait ketersediaan sarana dan prasarana pendukung pemilahan sampah. Sebab itu, ia mendorong Dinas Lingkungan Hidup (LH) segera memetakan kebutuhan fasilitas pemilahan sampah di setiap wilayah.

Menurutnya, penyediaan sarana pendukung tidak harus seluruhnya mengandalkan APBD. Keterlibatan dunia usaha dan partisipasi masyarakat juga dapat menjadi solusi untuk mempercepat penyediaan fasilitas tersebut.

Ia menilai kawasan bisnis, perkantoran, dan permukiman menengah ke atas memiliki kemampuan untuk menyediakan fasilitas pemilahan sampah secara mandiri. Sementara itu, kawasan permukiman padat dan wilayah kumuh perlu mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah melalui APBD.

"Daerah-daerah sentra bisnis, perkantoran, dan permukiman elit tidak harus semuanya disubsidi APBD. Namun untuk kawasan permukiman padat dan kawasan kumuh, tentu perlu mendapat dukungan penuh dari pemerintah," jelasnya.

Dikatakan Manuara, apabila gerakan pemilahan sampah dari sumber dapat dijalankan secara konsisten dan didukung sarana yang memadai, upaya penanganan sampah di Jakarta akan berjalan lebih efektif.

"Kalau kebijakan ini terimplementasi dengan baik, saya optimistis penanganan sampah di DKI Jakarta akan berangsur menuju kondisi yang kita harapkan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 2048

Pegawai balaikota pilah sampah fahri

Pegawai Balai Kota Diajak Jadi Pelopor Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Jumat, 12 Juni 2026 1013

Pengelolaan sampah jaksel tiyo

Pengelolaan Sampah dari Sumber Dimasifkan di Cipete Selatan

Jumat, 12 Juni 2026 778

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 18324

Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7311

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4988

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3714

Pelajar murid siswa siswi penerima kjp plus jati2

Pemprov DKI Salurkan KJP Plus Tahap II dan KJMU Tahun 2026

Rabu, 04 November 2026 1320

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks