Pengelolaan Sampah dari Sumber Dimasifkan di Cipete Selatan

Jumat, 12 Juni 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 778

Pengelolaan sampah jaksel tiyo

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Upaya mengelola sampah dari sumber sebagai tindak lanjut pelaksanaan Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber terus diintensifkan di Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. 

"Memahami cara mengelola sampah secara mandiri"

Lurah Cipete Selatan, Supriono mengatakan, upaya tersebut dilakukan seiring adanya kebijakan pembatasan pembuangan sampah dari DKI Jakarta ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

"Selain membuat tempat pengelolaan sampah, kami bersama Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan terus menggencarkan sosialisasi pemilahan sampah dari rumah tangga kepada warga," ujarnya, Jumat (12/6).

Supriono menjelaskan, saat ini di Kelurahan Cipete Selatan sudah ada 63 sarana pengelolaan sampah yang tersebar di sejumlah wilayah. 

"Fasilitas ini terdiri dari 57 unit tempat pengelolaan sampah berbahan galon bekas dan lima lubang biopori jumbo," terangnya.

Menurutnya, program pengelolaan sampah telah diterapkan secara masif di RW 06, RW 03, serta lingkungan Kantor Kelurahan Cipete Selatan. Pengelolaan tersebut difokuskan pada sampah organik yang dapat diolah menjadi pupuk untuk tanaman.

"Sampah nonorganik seperti kardus, botol plastik, dan material lainnya dikelola melalui bank sampah. Sementara, sampah residu dipilah dengan baik sebelum diangkut oleh petugas," ungkapnya.

Supriono mengimbau seluruh RW di wilayah Cipete Selatan untuk segera menerapkan program serupa. Meskipun menghadapi keterbatasan lahan, pemanfaatan galon bekas sebagai sarana pengelolaan sampah terbukti efektif dan mudah diterapkan di lingkungan permukiman.

"Mari bersama-sama menjalankan instruksi pemerintah agar ketika pembatasan pembuangan sampah diberlakukan, warga tidak perlu panik karena sudah memahami cara mengelola sampah secara mandiri," ajaknya.

Sementara itu, Ketua RW 06, Kelurahan Cipete Selatan, Naali Saidi memastikan, sudah langsung menindaklanjuti sosialisasi yang diberikan dengan mengedukasi warga di lingkungannya.

Hasilnya, saat ini puluhan galon bekas telah dimanfaatkan sebagai tempat pengolahan sampah organik. Selain itu, warga juga telah membuat tiga lubang biopori jumbo untuk mendukung pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.

"Kami akan terus berupaya mengelola sampah secara efektif agar tidak hanya mengurangi volume sampah yang dibuang, tetapi juga memberikan nilai ekonomis bagi warga," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Gubernur Pramono RW Percontohan Pilah Olah Sampah bilal2

Tinjau Pengelolaan Sampah di Joglo, Pramono Apresiasi Konsistensi Masyarakat

Kamis, 11 Juni 2026 805

PSX 20260609 145025

Pemkab Kepulauan Seribu Gencarkan Gerakan Pilah Sampah

Selasa, 09 Juni 2026 640

Sudin PPKUKM Sosialisasikan Pengelolan Sampah Bagi Tempat Usaha

Pelaku Usaha di Jaksel Disosialisasi Pemilahan dan Pengolahan Sampah

Kamis, 21 Mei 2026 665

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 18409

Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7313

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4990

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3715

Pelajar murid siswa siswi penerima kjp plus jati2

Pemprov DKI Salurkan KJP Plus Tahap II dan KJMU Tahun 2026

Rabu, 04 November 2026 1331

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks