Pengelolaan Sampah dari Sumber Dimasifkan di Cipete Selatan

Jumat, 12 Juni 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 630

Pengelolaan sampah jaksel tiyo

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Upaya mengelola sampah dari sumber sebagai tindak lanjut pelaksanaan Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber terus diintensifkan di Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. 

"Memahami cara mengelola sampah secara mandiri"

Lurah Cipete Selatan, Supriono mengatakan, upaya tersebut dilakukan seiring adanya kebijakan pembatasan pembuangan sampah dari DKI Jakarta ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

"Selain membuat tempat pengelolaan sampah, kami bersama Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan terus menggencarkan sosialisasi pemilahan sampah dari rumah tangga kepada warga," ujarnya, Jumat (12/6).

Supriono menjelaskan, saat ini di Kelurahan Cipete Selatan sudah ada 63 sarana pengelolaan sampah yang tersebar di sejumlah wilayah. 

"Fasilitas ini terdiri dari 57 unit tempat pengelolaan sampah berbahan galon bekas dan lima lubang biopori jumbo," terangnya.

Menurutnya, program pengelolaan sampah telah diterapkan secara masif di RW 06, RW 03, serta lingkungan Kantor Kelurahan Cipete Selatan. Pengelolaan tersebut difokuskan pada sampah organik yang dapat diolah menjadi pupuk untuk tanaman.

"Sampah nonorganik seperti kardus, botol plastik, dan material lainnya dikelola melalui bank sampah. Sementara, sampah residu dipilah dengan baik sebelum diangkut oleh petugas," ungkapnya.

Supriono mengimbau seluruh RW di wilayah Cipete Selatan untuk segera menerapkan program serupa. Meskipun menghadapi keterbatasan lahan, pemanfaatan galon bekas sebagai sarana pengelolaan sampah terbukti efektif dan mudah diterapkan di lingkungan permukiman.

"Mari bersama-sama menjalankan instruksi pemerintah agar ketika pembatasan pembuangan sampah diberlakukan, warga tidak perlu panik karena sudah memahami cara mengelola sampah secara mandiri," ajaknya.

Sementara itu, Ketua RW 06, Kelurahan Cipete Selatan, Naali Saidi memastikan, sudah langsung menindaklanjuti sosialisasi yang diberikan dengan mengedukasi warga di lingkungannya.

Hasilnya, saat ini puluhan galon bekas telah dimanfaatkan sebagai tempat pengolahan sampah organik. Selain itu, warga juga telah membuat tiga lubang biopori jumbo untuk mendukung pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.

"Kami akan terus berupaya mengelola sampah secara efektif agar tidak hanya mengurangi volume sampah yang dibuang, tetapi juga memberikan nilai ekonomis bagi warga," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Gubernur Pramono RW Percontohan Pilah Olah Sampah bilal2

Tinjau Pengelolaan Sampah di Joglo, Pramono Apresiasi Konsistensi Masyarakat

Kamis, 11 Juni 2026 652

PSX 20260609 145025

Pemkab Kepulauan Seribu Gencarkan Gerakan Pilah Sampah

Selasa, 09 Juni 2026 508

Sudin PPKUKM Sosialisasikan Pengelolan Sampah Bagi Tempat Usaha

Pelaku Usaha di Jaksel Disosialisasi Pemilahan dan Pengolahan Sampah

Kamis, 21 Mei 2026 555

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2774

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1236

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1017

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 555

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1154

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks