Jumat, 29 Mei 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 131
(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat, sejak Rabu (27/5) hingga Kamis (28/5) kemarin, telah melakukan pemeriksaan kesehatan 2.494 hewan kurban yang disembelih di 125 lokasi.
Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Suku Dinas KPKP Jakarta Barat, Tanti mengatakan, pemeriksaan kesehatan hewan kurban di lokasi penyembelihan dilakukan hingga Jumat (29/5) hari ini.
Ada 122,14 kilogram bagian hewan kurban yang afkir
"Hingga kemarin petang ada temuan 41 hewan sakit, serta 122,14 kilogram bagian hewan kurban yang afkir," katanya, Jumat (29/5).
Dijelaskan Tanti, bagian hewan kurban yang afkir terdiri dari paru, hati, limpa, jantung, kepala, kaki, ginjal dan lainnya.
"Bagian afkir itu mengalami kerusaalan akibat penyakit sehingga tidak layak konsumsi,' jelas Tanti.
Adapun berbagai penyakit hewan di antaranya disebakan mikroorganisme seperti bakteri pada paru dan parasit cacing hati. Kemudian juga disebabkan terpapar asap kendaraan sehingga membuat paru banyak jejak hitam anthracosis ( tumpukan karbon) dan tidak layak konsumsi.
Selain pemeriksaan kesehatan postmortem hewan kurban, Tanti menjelaskan, pihaknya juga memeriksa sampel darah dan swabtest di lima lokasi.
Adapun kelima lokasi tersebut yakni, Masjid Al Ikhrom, RT 03/09 Kamal, Masjid At Taqwa, Jl. Sakti IV Komplek Pajak Kemanggisan, Palmerah.
Kemudian Masjid Al Muhajirin RT 05/02 Kelurahan Kemanggisan, Palmerah, Masjid Al Muttaqien Jalan Kompor BNI Pesing Kelurahan Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan dan Masjid Al Huriyah Puri Indah, RT 04/03, Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan.
"Alhamdulillah rata-rata hewan kurban dalam kondisi sehat dan secara umum bisa dikatakan sebagian besar masih layak konsumsi," tandasnya.