Kamis, 28 Mei 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 241
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar turun langsung memotong sapi kurban berbobot 1,1 ton dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di halaman Masjid Darul Jannah, Kantor Wali Kota setempat.
"Semoga Bapak Presiden senantiasa diberikan kesehatan"
Anwar mengatakan, pada pelaksanaan Iduladha tahun ini, hewan kurban yang dipotong di lingkungan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan terdiri atas 31 ekor sapi dan 60 kambing maupun domba.
"Sapi terakhir yang dipotong dari Pak Prabowo. Kebetulan saya sendiri yang memotong. Semoga Bapak Presiden senantiasa diberikan kesehatan, panjang umur, dan keberkahan," ujarnya, Kamis (28/5).
Anwar menjelaskan, proses pemotongan hingga pendistribusian daging kurban dilakukan secara higienis. Wadah daging menggunakan besek bambu atau bongsang.
"Untuk limbah darah dan jeroan langsung dikubur agar tidak mencemari lingkungan," terangnya.
Ia menambahkan, pihaknya menyiapkan 2.500 paket daging kurban yang akan dibagikan kepada mustahik hingga Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan.
"Terkait daging kurban, apabila ditemukan indikasi yang tidak baik akan kami periksa terlebih dahulu untuk memastikan daging tersebut sehat dan layak dibagikan. Jangan sampai niat baik berkurban justru berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat," ungkapnya.
Anwar berharap, tata cara pemotongan hewan kurban yang diterapkan di lingkungan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan dapat terus disosialisasikan kepada masyarakat, terutama terkait pengelolaan limbah dan kebersihan lingkungan.
"Perlu dilakukan adalah meningkatkan kualitas pemotongan baik dari sisi kebersihan daging maupun pengelolaan limbahnya agar tidak mengganggu lingkungan," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan, Ridho Sosro menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap hewan kurban di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan ditemukan sekitar 1,5 kilogram bagian hati sapi yang harus diafkir karena terindikasi mengandung cacing hati atau Fasciola Hepatica.
"Kami melakukan pemeriksaan sejak hewan masih hidup, mulai dari kondisi fisik hingga kesehatannya. Setelah pemotongan, organ-organ seperti hati dan paru juga diperiksa untuk memastikan layak dikonsumsi masyarakat," tandasnya.