Antusiasme Penonton Sambut Pementasan Sandiwara Sunda Miss Tjitjih 1928

Senin, 25 Mei 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 646

Sandiwara miss tjijih 1928 ist

(Foto: Istimewa)

Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Gedung Pertunjukan Seni Budaya (UP GPSB) sukses menghadirkan pementasan rutin Sandiwara Sunda Miss Tjitjih 1928 bertajuk ‘Tumbal’ di Gedung Kesenian Miss Tjitjih, Kemayoran, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Pementasan ini merupakan kali ketiga pertunjukan rutin Sandiwara Sunda Miss Tjitjih 1928 pada tahun ini, yang diselenggarakan atas kerja sama Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dengan Perkumpulan Kesenian Miss Tjitjih 1928.

"penonton didominasi oleh generasi muda,"

Pertunjukan legendaris yang berusia hampir satu abad tersebut, dipadati oleh 252 penonton, sesuai dengan kapasitas kursi yang tersedia di Gedung Kesenian Miss Tjitjih.

Kepala Unit Pengelola Gedung Pertunjukan Seni Budaya (UP GPSB), Rinaldi mengatakan, seni pertunjukan saat ini sedang mengalami tren peningkatan yang signifikan. Hal ini juga bisa dilihat dari antusiasme masyarakat terhadap pertunjukan Sandiwara Sunda Miss Tjitjih 1928.

Tercatat, 1.358 orang mendaftar pada pertunjukan bertajuk ‘Tumbal’ yang kapasitas gedungnya hanya menampung 252 penonton. Ia menyampaikan, untuk bisa menyaksikan pementasan ini, masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara online melalui tautan atau link yang disediakan oleh Perkumpulan Kesenian Miss Tjitjih 1928.

"Kami mengapresiasi animo masyarakat terhadap pertunjukan seni budaya yang begitu tinggi. Menariknya, penonton didominasi oleh generasi muda. Tercatat, 1.358 orang mendaftar secara online, mengalami peningkatan sebesar 145 persen dari pendaftar pada pertunjukan sebelumnya bulan April lalu, yakni 553 pendaftar. Sementara, tiket pertunjukan hanya untuk 252 penonton, sesuai kapasitas gedung," ujar Rinaldi, Senin (25/5).

Menurutnya, animo yang tinggi, menjadi indikator bahwa seni pertunjukan Sandiwara Sunda di Jakarta, masih memiliki tempat penting di hati masyarakat urban. Selain sebagai hiburan, pementasan ini juga berperan sebagai media edukasi dan pelestarian tradisi, sekaligus memperkuat identitas multikultural Jakarta.

Rinaldi menambahkan, kehadiran pementasan rutin Sandiwara Sunda Miss Tjitjih 1928 tidak terlepas dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk tetap memperhatikan budaya daerah lain yang ada di Jakarta.

Pasal 31 ayat (1) Undang- Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta menyatakan bahwa Jakarta memiliki kewenangan khusus urusan pemerintahan di bidang kebudayaan untuk prioritas pemajuan kebudayaan Betawi dan kebudayaan lain yang berkembang di Jakarta.

"Direncanakan sepanjang tahun 2026, terdapat 10 kali pertunjukan Sandiwara Sunda Miss Tjitjih 1928 yang bersifat gratis," tandasnya.

Sekadar informasi, pementasan dengan lakon ‘Tumbal’ menghadirkan kisah penuh ketegangan tentang seorang laki-laki bernama Mardi. Mardi adalah manusia biasa yang memilih jalan kelam, demi ambisi kekuasaan dan kepentingannya sendiri.

Sosok yang sangat ditakuti di lingkungannya tersebut merupakan seseorang yang haus akan pengakuan, hingga akhirnya melakukan perjanjian dengan Genderuwo. Perjanjian ini berujung pada keterikatan dirinya dan garis keturunannya, dengan makhluk gaib tersebut, serta banyak memakan korban.

Rati, istri Mardi, harus dihadapkan pada pilihan ekstrem akibat perjanjian yang dilakukan suaminya. Wanita yang sangat mencintai suaminya itu, harus memilih antara kehilangan suami atau melanjutkan perjanjian dengan makhluk gaib. Hingga akhirnya, Rati memilih untuk mempertahankan suaminya dan menukar kehidupannya.

Suatu ketika, perbuatan Mardi mengancam keberlangsungan perjanjian tersebut, hingga turun pada anaknya. Perjanjian dengan sisi kelam itu pun, sejatinya tidak akan pernah selesai, dan hanya akan berpindah korban.

BERITA TERKAIT
Pelatihan Seni Budaya Betawi jakpus folmer

Sudinbud Jakpus Gelar Tiga Pelatihan Seni Lestarikan Budaya Betawi

Jumat, 17 April 2026 752

Rano Karno memberi sambutan dan membuka Musyawarah Kesenian Jakarta tahun 2025

Rano Buka Musyawarah Kesenian Jakarta 2025

Selasa, 25 November 2025 939

Bangunan betawi doc

Pegiat Bangunan Cagar Budaya Ingatkan Budaya Betawi Perkuat Identitas Jakarta

Senin, 16 Februari 2026 997

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 36040

6.Akses masuk kawasan wisata Ancol gratis sambut HUT Jakarta

Gratis Masuk Ancol, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

Kamis, 05 November 2026 18472

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 5246

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3891

Pelajar murid siswa siswi penerima kjp plus jati2

Pemprov DKI Salurkan KJP Plus Tahap II dan KJMU Tahun 2026

Rabu, 04 November 2026 2671

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks