Kopitalk Diskominfotik Bahas Filosofi Budaya Betawi dalam Produk Visual

Senin, 25 Mei 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 489

IMG 20260525 WA0129

(Foto: Istimewa)

Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta menggelar Kopitalk bertajuk “Ragam Visual Betawi, antara Filosofi, Pakem, dan Estetika” di Ruang Palang Pintu Graha Ali Sadikin Lantai 23, Blok G Balai Kota DKI Jakarta, Senin (25/5).

Kepala Bidang Komunikasi Publik Diskominfotik DKI Jakarta, M. Shendy Adam mengatakan, pemajuan kebudayaan Betawi merupakan bagian dari amanat Undang Undang Daerah Khusus Jakarta.

"Ornamen budaya Betawi bukan hanya soal estetika visual,"

Sebab itu, tukas Adam, arah pembangunan Jakarta sebagai kota global tetap harus berjalan beriringan dengan penguatan identitas budaya lokal.

“Bagi kami, ornamen budaya Betawi bukan hanya soal estetika visual, tetapi juga perlu dipahami filosofi dan maknanya agar penggunaannya lebih tepat,” ujar Adam. 

Melalui kegiatan ini, Adam berharap peserta tidak hanya memahami aspek visual budaya Betawi, tetapi juga mampu menerapkan nilai dan filosofinya secara lebih sesuai dalam proses kerja dan komunikasi publik.

“Bukan untuk mengurangi kreativitas teman-teman, tetapi menjadi upaya melakukan penyesuaian agar penerapannya lebih tepat,” kilahnya. 

Praktisi Arsitek dan Anggota IAI, IABHI, LKB, Ar Dorri Herlambang memaparkan mengenai nilai, makna, dan filosofi budaya Betawi kepada peserta dari lingkungan Diskominfotik serta organisasi perangkat daerah (OPD) lain yang mengikuti secara daring. 

Ia juga mengapresiasi inisiatif Diskominfotik DKI Jakarta yang turut mengambil peran dalam memperkuat literasi budaya, meski bukan instansi yang secara langsung membidangi urusan kebudayaan. 

Diyakininya, penyampaian informasi juga menjadi aspek penting sehingga bisa memberikan pemahaman yang benar.

“Karena itu kegiatan seperti ini sangat baik dan patut diapresiasi,” ujarnya.

Ke depan, ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan, tidak hanya di Diskominfotik tetapi juga lintas perangkat daerah.

“Semangat kebetawian dapat diterapkan di berbagai sektor sesuai konteks dan kebutuhan masing-masing, sehingga identitas serta kearifan lokal tetap mewarnai Jakarta sebagai kota global,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Bangunan betawi doc

Pegiat Bangunan Cagar Budaya Ingatkan Budaya Betawi Perkuat Identitas Jakarta

Senin, 16 Februari 2026 991

Perda tentang Ondel-Ondel untuk Lindungi Simbol Budaya Betawi

Perda tentang Ondel-Ondel untuk Lindungi Simbol Budaya Betawi

Senin, 30 Juni 2025 2097

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 18492

Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7314

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4990

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3715

Pelajar murid siswa siswi penerima kjp plus jati2

Pemprov DKI Salurkan KJP Plus Tahap II dan KJMU Tahun 2026

Rabu, 04 November 2026 1341

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks